|
Riau
Dua Pentolan GAM Ditangkap di Pekanbaru
Senin, 08 November 2004 | 16:32 WIB
TEMPO Interaktif, Pekanbaru: Dua pentolan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yakni Ibnu Umar alias Buyung, 40 tahun yang disebut-sebut sebagai Panglima Sago Partai Cermin Meulaboh, Aceh Barat, dan Syaifullah bin Abdullah, 43 tahun yang merupakan bintara di GAM berhasil ditangkap Poltabes Pekanbaru, Sabtu dinihari (6/11) di rumah kontrakannya di Jalan Pratama, Pekanbaru.
Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Dwiyono mengatakan, penangkapan dua anggota GAM itu dilakukan Poltabes Pekanbaru setelah jajarannya mendapat laporan dari masyarakat Jalan Pratama, Kecamatan Marpoyan Dame, Pekanbaru, tentang adanya dua warga Aceh yang mengkontrak rumah di kawasan tersebut.
"Setelah mendapat laporan masyarakat dan hasil kontak dengan jajaran Polda Aceh yang membenarkan bahwa Ibnu dan Syaifullah memang anggota GAM dan termasuk dalam daftar orang yang dicari, Poltabes Pekanbaru langsung menciduk keduanya di rumah kontrakan," katanya kepada pers, Senin (8/11).
Dwiyono mengaku, ketika diringkus, kedua anggota GAM yang belum sempat merubah kartu tanda penduduk (KTP)-nya (masih KTP NAD) tidak melawan. "Mungkin mereka tidak menduga akan diringkus. Lagian polisi yang turun untuk menangkapnya memang cukup banyak," kata Dwi.
Hasil pemeriksaan di Poltabes Pekanbaru, sejak Minggu dan Senin, lanjut Dwi, baik Ibnu dan Syaifullah mengaku ke Pekanbaru bukan atas nama GAM, tapi untuk jual beli udang dari dan ke Kuala Sungkai, Jambi. "Menurut Ibnu dan Syaifullah, udang-udang itu di jual ke Pekanbaru. Pekerjaan itu sendiri baru dilakukan dua bulan terkahir ini," jelas Dwiyono.
Dwiyono menegaskan, ke dua anggota GAM itu, menurut rencana akan segera dijemput Polda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk diproses secara hukum di daerah itu.
Evalisa Siregar - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|