Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sumatera Selatan

Daerah Tidak akan Ikut-ikutan Konflik di Pusat
Senin, 27 September 2004 | 16:08 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Sekretaris DPD PDIP Sumsel Kuwatno meyakini konflik yang ada di pusat tidak akan merambat ke daerah terutama Sumatera Selatan. Karena kondisi di Sumsel sangat aman dan kondusif.

"Kalau Sumsel saya yakin tidak akan gejolak, karena kader-kader di Sumsel sudah bekerja dengan baik,"ujarnya disela-sela rapat Paripurna, Senin (27/9).

Selain itu DPD juga telah memberitahu kepada kader di tingkatan yang paling bawah soal-soal yang berkaitan dengan kekalahan Megawati Soekarnoputri.

"Jadi kami sudah katakan, bahwa kader sudah bekerja maksimal dan untuk bisa memahami kenyataan ini," kata Kuwatno.

Berkaitan dengan kekalahan Megawati, Kuwatno mengatakan di Sumsel para kader PDIP sudah berkerja untuk memenangkan Megawati sebagai presiden. Dia juga tidak setuju jika kekalahan Megawati karena faktor orang perorang.

"Keputusan Megawati untuk jadi presiden itu diputuskan lewat Mukernas, jadi semua kader tanpa terkecuali harus bekerja memenangkan itu, tidak bisa menyalahkan orang perorang," katanya.

Kuwatno juga menjamin tidak akan ada gerakan dari kader PDIP Sumsel yang berangkat ke Jakarta memprotes kekalahan Megawati tersebut. "Tidak ada yang mau berangkat lagipula yang ke DPP itu kader PDIP yang mana," tanyanya.

Selain itu seluruh jajaran DPD, DPC dan anak ranting diminta untuk tidak ikut-ikutan dan juga melakukan hal-hal yang sifatnya merusak citra partai.

Menurut Kuwatno, pertikaian yang terjadi lantaran adanya orang-orang yang tidak menyadari siap dirinya dan mendahulukan emosi.

"Mereka tidak sadar ini berdampak lima tahun mendatang. Parpol yang tidak pernah berposisi mapan, dan rakyat akan bertanya tentang apa yang terjadi," katanya.

Meskipun , kondusif, namun Kuwatno tidak menampik tentang kemungkinan adaya beberapa orang dari barisan sakit hati terhadap DPD PDIP di Sumsel yang mencoba memperkeruh suasana.

"Ini politik, orang akan memanfaatkan setiap situasi dan kondisi, untuk memperkeruh," katanya.

Arif Ardiansyah - Tempo



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mega-Hasyim Unggul 62,27 Persen di Bali
Kadin : Investasi Jangka Panjang Tunggu 100 Hari Pertama
Megawati Minta Kadernya Tenang Menyikapi Perolehan Suara
100 Hari Pertama SBY Lakukan K2A
Kader DPP PDIP Anti Soetjipto Mulai Berorasi
Permadi Mendukung Kwik Kian Gie Perbaiki PDIP
Massa PDIP Minta Gang of Three Mundur
SBY Diminta Tak Bentuk Kementerian Baru
SBY Diminta Tidak Banyak Mengubah Susunan Kabinet
Megawati Berterima Kasih kepada Para Kiai
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
Megawati-Hasyim Muzadi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data