|
Jambi
Diare Tewaskan Dua Warga di Jambi
Jum'at, 13 Agustus 2004 | 12:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jambi:Penyakit diare sudah mulai meresahkan masyarakat Provinsi Jambi, terutama warga Dusun Simpangkiri, Mendaharaulu, Kabupaten Tanjungjabung Timur, karena akibat penyakit itu sudah dua orang warga setempat meninggal dunia.
Pemerintah daerah setempat menetapkan penyakit diare sebagai kejadian luar biasa di Jambi. Bupati Tanjungjabung Timur melalui Sekretaris Daerah Syarifuddin Fadhil, memerintahkan pihak Dinas Kesehatan setempat
segera mengambil tindakan membentuk posko siaga yang
bertugas sepanjang 1 x 24 jam.
Berdasarkan laporan dari petugas Puskesmas
Simpangpandan, penyakit ini diketahui mulai
menyerang warga setempat sejak minggu pertama Juli
lalu, hingga kini telah menyerang sedikitnya 30 orang
warga setempat.
Warga yang terserang tersebut, tidak hanya dialami
anak-anak balita saja, tapi juga orang dewasa.
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungjabung Timur, Mustafa
Kamal mengatakan dugaan sementara timbulnya diare di
daerah ini sebagai akibat warga setempat setiap hari
mengkonsumsi air hujan. Warga setempat mengkonsumsi air
hujan yang ditampung melalui atap rumah yang tercemar
debu, asap dan jenis kotoran lainnya.
Berdasarkan kenyataan yang ada warga Tanjungjabung
Timur mayoritas penduduknya mengandalkan air hujan
untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengingat
persediaan air bersih dari perusahaan daerah air minum
setempat belum dapat melayani seluruh warga daerah
ini. Sedangkan, untuk mendapatkan air melalui sumur
tidak dapat dilakukan, sebab sebagian besar kawasan
tersebut berbentuk rawa gambut.
Pemerintah daerah Tanjungjabung Timur meminta para
petugas kesehatan setempat untuk setiap waktu
melaporkan perkembangan penyakit ini.
Penyakit diare pernah terjadi pada April 2004,
juga menewaskan dua orang warga, yakni menimpa warga
di Dusun II dan IV Desa Kampunglaut. Waktu itu
sedikitnya 33 orang dinyatakan terserang penyakit
mematikan ini.
Syaipul Bakhori - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|