Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sumatera Barat

Listrik Sumbar, Riau, Jambi Terancam Mati Total
Selasa, 13 Juli 2004 | 12:27 WIB

TEMPO Interaktif, Padang:Aliran listrik untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat, Riau, dan Jambi terancam mati total, menyusul terus menurunnya permukaan Danau Maninjau, Danau Singkarak, dan Waduk Koto Panjang.

"Kalau dipaksakan, listrik akan mati total. Untuk itu saat ini kita terpaksa melakukan pemadaman enam jam sehari sampai kondisi normal," ungkap Deputi Manajer Komunikasi PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat Yusman Rajo Mudo, Selasa (13/7).

Debit air di ketiga sumber tenaga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) tersebut menurun drastis setelah PLN atas permintaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memutuskan tidak melakukan pemadaman bergiliran 10 hari selama pemilu presiden.

Menurut Yusman, setelah dihidupkan nonstop selama pemilu presiden, elevasi permukaan Danau Singkarak kini hanya berada 361,49 meter di atas permukaan laut (m dpl). Padahal bila ketinggian air mencapai 360,80 turbin PLTA Singkarak sudah tidak bisa digunakan.

"Kita akan membatasi pemakaian air hanya sampai 361,00 m dpl, sebab jika tidak distop masyarakat sekitar danau yang juga menggunakan air Danau Singkarak untuk tambak ikan dan irigasi sawah akan kekeringan. Sekarang kita hanya bermain pada angka 0,49 meter itu," katanya.

Sementara permukaan Danau Maninjau elevasinya saat ini 463,02 m dpl dan batas kritisnya 462,00 m dpl. "Kalau PLTA Maninjau dipaksakan hidup terus-menerus akan mempercepat penurunan debit air Danau Maninjau. Danau ini sama dengan danau tadah hujan, karena sumber airnya dari mata air dari bukit sekitar danau dan bukan dari aliran sungai," ungkap Yusman.

Sementara ketinggian permukaan Waduk Koto Panjang yang digunakan sebagai pembangkit PLTA Koto Panjang saat ini 708,40 mdpl, sedangkan batas minimal pada ketinggian 705 mdpl. "Jika kita paksakan mesin-mesin pembangkit ini hidup, maka bisa berakibat fatal," kata Yusman.

Krisis air di ketiga PLTA juga ditambah dengan kerusakan di PLTU Ombilin. Akibatnya, pemadaman yang direncanakan tiga jam sehari menjadi enam jam sehari. "Jika PLU Ombilin sudah kembali pulih, kita akan melakukan pemadaman bergilir tiga jam sehari menjelang air kedua danau dan waduk normal," katanya.

Yusman mengatakan tidak bisa memprediksi sampai kapan pemadaman akan dihentikan, karena melihat kondisi cuaca di Sumbar yang saat ini selalu cerah dan tidak ada hujan.

Ia juga mengatakan kritisnya air Danau Maninjau dan Danau Singkarak berkaitan erat dengan kerusakan lingkungan di kedua danau tersebut. "Bisa dilihat di bukit-bukit sekitar danau sudah gundul, tidak ada lagi kayu-kayu besar untuk menahan air. Kalau dulu, saat musim kemarau air sungai masih mengalir, kini saat kemarau air sungai kering dan saat hujan banjir," katanya.

Febrianti - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Proyek PLTGU Pemaron Jalan Terus
PLN Terbitkan Obligasi Tanpa Jaminan
Tunggakan Listrik PLN Disjaya dan Tangerang Rp 300 Miliar
PLN Siap Amankan Pasokan Listrik Saat Pilpres
Tower Listrik Permanen Tak Pasti Kapan Selesainya
Paiton Energy Akan Bangun Pembangkit Listrik
Pemerintah Jamin Tidak Ada Pemadaman Listrik Jawa-Bali
Panglima TNI dan KPK Bahas Korupsi Puteh Besok
PLN Akan Bangun Interkoneksi Sumatera-Malaysia
PLN Pastikan CNOOC Pasok PLTG Cilegon
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 166 Tahun 1999 Tentang Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT. ( Persero ) Perusahaan listrik Negara
UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2004>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data