|
Pekan Baru
Akibat Asap, Penerbangan di Pekan Baru Tertunda
Selasa, 22 Juni 2004 | 13:08 WIB
TEMPO Interaktif, Pekan Baru:Jarak pandang yang tinggal 300-400 meter pagi tadi mengakibatkan delapan penerbangan ke Pekan Baru, dan 10 penerbangan dari Pekan Baru mengalami penundaan. "Begitu mengetahui jarak pandang di Pekan Baru hanya 300-400 meter, mulai dari pukul 6.00-8.00 WIB kami langsung menghubungi bandara lain untuk mengambil sikap menunda penerbangan ke Pekan Baru," kata Sutrisno, Kepala Cabang Angkasa Pura Bandara Sultan Syarif Kasim II kepada wartawan di Pekan Baru, Selasa (22/6).
Menurut dia, akibat jarak pandang yang hanya 300 meter pesawat Star Air di Jakarta dengan penerbangan pukul 08.45 WIB sempat dua kali berputar-putar di udara Pekan Baru untuk kemudian terpaksa mengalihkan penerbangan dan mendarat di Bandara Polonia, Medan.
Menurut Sutrisno, jarak pandang baru mulai membaik pada jam 10.30 WIB dengan jarak pandang mencapai 500 meter, sehingga Bandara Sultan Syarif Kasim II memperbolehkan pesawat kembali masuk dan berangkat dari Pekan Baru. "Sampai sejauh ini kami tidak menyatakan Bandara Sultan Syarif Kasim II tertutup. Tapi, setiap saat hanya menginformasikan jarak pandang di bandara ini ke setiap manajemen bandara lain demi keamanan penerbangan," katanya.
Dia menjelaskan, jarak pandang yang 300-400 meter ini merupakan terberat atau terjelek sejak enam tahun terakhir. Sutrisno mengatakan, jarak pandang yang hanya 300-400 meter itu merupakan dampak dari pembakaran hutan dan musim kemarau yang mengakibatkan munculnya asap.
Secara resmi, katanya, pihak Bandara Sultan Syarif Kasim II belum menyatakan keberatan atas kasus asap ini kepada Gubernur Riau M. Rusli Zainal. "Tapi kami akan menyampaikan dan meminta Pemda serius menangani pembakaran yang menimbulkan asap agar tidak terjadi penundaan pemberangkatan maupun kedatangan pesawat dari dan ke Pekan Baru. Bahkan, untuk menghindari klaim dari pihak lain," katanya.
Dari pantauan Tempo News Room di Bandara Sultan Syarif Kasim II, sedikitnya 600 penumpang terpaksa menunggu keberangkatan yang tertunda akibat asap itu.
Evaliza Siregar - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|