|
Banda Aceh
Penguasa Darurat Sipil Akan Minta Tambahan Pasukan
Senin, 21 Juni 2004 | 12:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Penguasa Darurat Sipil Nanggroe Aceh Darussalam Abdullah Puteh akan meminta penambahan pasukan TNI/Polri ke provinsi itu jika kondisi keamanan semakin memburuk. Hal itu terkait laporan para bupati se-Aceh tentang bangkitnya kembali kekuatan GAM di sejumlah kabupaten.
Hal itu disampaikan Puteh saat bertindak sebagai inspektur upacara pada apel persiapan pengamanan pemilihan calon presiden di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (21/6) pagi. "Saya akan meminta tambahan pasukan untuk ditempatkan di daerah rawan jika situasinya semakin memburuk," ujar Puteh dihadapan peserta upacara.
Menurut Puteh, permintaan penambahan pasukan itu dilakukan jika kekuatan TNI yang sudah ada saat ini dinilai tidak mencukupi. "Yang penting GAM harus dilumpuhkan," ujar Puteh yang mengenakan seragam Linmas dengan sepucuk pistol terselip di pinggang. Namun, ia tak menjelaskan barometer penilaian memburuknya situasi keamanan.
Menurut Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Mayor CAJ Ahmad Husein, sejak darurat militer hingga kini
pasukan TNI di Aceh berjumlah sekitar 35.000 personil. "Hingga sekarang belum ada pengurangan jumlah pasukan," ujar Husein saat dihubungi terpisah.
Yuswardi A. Suud - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|