Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

TNI Tangkap Tujuh Pasukan Wanita GAM
Minggu, 30 Mei 2004 | 17:10 WIB

TEMPO Interaktif, Meulaboh: Aparat TNI menangkap tujuh wanita yang diklaim sebagai anggota Inong Balee (pasukan wanita GAM) dalam dua kejadian terpisah di Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan sepanjang Sabtu (29/5). Sebagian diantaranya membawa anak kecil.

Komandan satuan Tim B Satgas Info Koops TNI Korem 012/TU Kapten Inf Candra Purnama mengatakan, peristiwa pertama terjadi di perbukitan Alue Paku, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, sekitar pukul 12.10 WIB. Disini, TNI menangkap lima wanita beserta tiga anaknya yang diklaim sebagai pasukan Inong Balee.

Tertangkapnya para wanita itu setelah pasukan TNI dari Yonif 323/Raider berkekuatan 24 orang terlibat kontak senjata dengan sekitar 15 anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Mereka yang ditangkap adalah Novi, 15 tahun, (warga Kampung Mutiara Kecamatan Sawang), Yulia, 18 tahun, (warga Kampung Mutiara), Khairani, 28 tahun, (warga Kampung Meudoro, Sawang), Ema, 20 tahun, (warga Kampung Sawo, Sawang) dan Sadariah, 46 tahun, (warga Kampung Trieng Meuduro). Khairani ditangkap bersama dua anaknya yakni Yasir, 10 tahun dan Hardi yang masih berusia tiga tahun. Sedangkan Ema ditangkap bersama bayinya yang baruh berusia enam bulan.

Selain menangkap kelima wanita berserta anaknya, dalam peristiwa itu, TNI berhasil membebaskan Agus Irawan bin Jamal, 17 tahun, seorang siswa Madrasah Aliyah Negeri Sawang yang telah disandera GAM selama empat bulan. TNI juga menewaskan Panglima Sagoe GAM wilayah Alue Paku beserta istrinya, Nur, 20 tahun dan seorang pengawalnya, Tarmizi, 23 tahun. Disini, TNI menyita tiga pucuk senjata jenis M-16 A1 dan dua pucuk pistol beserta sejumlah munisi.

Peristiwa kedua terjadi di Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya sekitar pukul 17.55 WIB. Saat itu, 12 prajurit TNI pimpinan Lettu Rahmad terlibat kontak senjata dengan pasukan GAM yang diperkirakan berjumlah 12 orang. Dalam peristiwa itu, TNI menembak mati Jaini, 47 tahun, warga Krueng Batee yang diklaim sebagai pendukung GAM. Selain menangkap tiga anggota GAM, TNI juga menangkap dua wanita yakni Suriana, 27 tahun dan Radiah, 18 tahun. Dalam peristiwa itu, TNI menyita sepucuk senapan angin dan sejumlah logistik GAM.

Yuswardi A. Suud - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Beri Izin untuk Pemeriksaan Puteh
977 Marinir Pulang ke Jakarta
SBY Mengaku Pernah Perintahkan Periksa Abdullah Puteh
Pangdam Setuju Darurat Militer di Ambon
Keppres Penurunan Status Aceh Keluar
Menkopolkam Penguasa Darurat Sipil NAD
25 Narapidana GAM Tiba di Malang
Besok, Presiden Akan Sampaikan Keppres Status Aceh
Ferry Santoro dan Sandera Lainnya Dibebaskan
Seluruh Tahanan GAM Akan Dibebaskan Siang Ini
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Inpres RI No.1 Thn.2002 Tentang Peningkatan Langkah Komprehensif Dalam Rangka Percepatan Penyelesaian Masalah Aceh
Inpres RI nomor 7 Tahun 2001 Tentang Langkah - Langkah Komprehensif Dalam Rangka Penyelesaian Masalah Aceh

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data