|
Nusa
Ferry Santoro Dibebaskan
Minggu, 16 Mei 2004 | 21:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Lhokseumawe - Setelah hampir 11 bulan bersama Gerilyawan Aceh Merdeka (GAM) akhirnya Ferry santoro dibebaskan Minggu (16/5), tepat pada pukul 18.40 WIB. Ferry dibebaskan di seputar pedalaman kecamatan Peudawa Rayeuk Aceh Timur. Diperkirakan Ferry dilepas di desa Pante Kunyet sekitar 5km dari Simpang.
Rombongan ICRC tiba di Simpang Timoen Desa Meunasah Krueng pukul 18.45 sejauh 55 km dari langsa. Wartawan mencegat rombongan di simpang tersebut, namun Ferry dijaga ketat petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang melakukan evakuasi dari lokasi pelepasan.
Ferry bersama dua sandera lainnya, kini berada di RS Cut Mutiah PTPI Langsa Aceh Timur. Menurut informasi, Senin (17/5) esok, petugas palang merah internasional dan PMI akan kembali ke lokasi pelepasan Ferry Santoro untuk membebaskan Sandera warga sipil lainnya.
Kronologisnya, jam 16.00 wib Marie Muhamad mengabarkan Ferry akan dilepas jam 17.00 wib. Tetapi karena hambatan teknis, Ferry baru bisa dilepaskan jam 18.40 wib.
Tim negosiasi yang masih bersama GAM di lapangan, diantaranya adalah Nezar Patria, Munir Noor, Imam Wahyudi, Salahudin dan Nani.
Di rumah sakit, Ferry terlihat menangis saat melambaikan tangannya kepada wartawan di simpang. Wartawan juga belum diperbolehkan bertemu dengan Ferry di Rumah Sakit.
Imran MA - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|