Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Palembang

Pembangkit Listrik Rusak, Palembang Padam Bergiliran
Minggu, 16 Mei 2004 | 16:29 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Beberapa hari ini warga kota Palembang harus rela mengeluarkan uang ekstra untuk membeli lilin. Pasalnya listrik kembali byar pet terutama malam hari.

Padamnya listik secara bergilir ini karena rusaknya dua pembangkit dari empat mesin pembangkit milik Perusahaan Terbatas (PT) Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) di PLTU Tanjung Enim mengakibatkan hilangnya 130 megawatt (MW).

Deputi Manager Humas dan Hukum PT. PLN (Persero) Wilayah Sumsel Jambi dan bengkulu (S2JB) Ir. Syamsurizal Usman membenarkan adanya gangguan pada dua unit mesin pembangkit milik PLN yang tergolong besar yang ada di wilayah kerja S2JB yang dioperasikan oleh PT PLN Pembangkit dan Penyaluran (Kitlur).

“Sampai saat ini , belum ada laporan mengenai perkembangan perbaikan di sumber-sumber pembangkit yang mengalami ganguan. Petugas masih mencari tahu penyebabnya,” ujar Syamsurizal, Minggu (16/5)

Dijelaskan Syamsul dalam kondisi normal, pasokan listrik tidak ada masalah karena total pasokan pembangkit 600 MW dengan penggunaan maksimal atau beban puncak antara 585 MW sampai 620 MW. Tetapi dengan terganggunya dua unit pembangkit, pasokan energi listrik ke konsumen terpaksa terganggu.

Kondisi kerusakan pembangkit,diugkapkan Sjamsurizal, karena pembangkit yang dimiliki PLN memang sudah cukup tua. Sehingga gangguan distribusi sangat rentan terjadi, terlebih sampai saat ini belum ada pembangkit cadangan. Upaya untuk mengatasi krisis listrik sudah ada. Seperti dengan pihak ketiga menjalin kerjasama dengan investor untuk membangun pembangkit baru,” katanya.

Saat ini PLTG/U Merahmata dalam dua bulan ke depan akan masuk ke sistem dengan daya 150 MW. Karena kerusakan itu, pelanggan PLN di wilayah Sumsel mengalami pemadaman bergilir dengan perbandingan 3:1. Tiga hari nyala berbanding satu hari padam.

Dengan pemadam bergilir ini masyarakat Palembang banyak yang mengeluhkan. Karena pemadaman dilakukan dengan alasan ada pembangkit yang rusak,masyarakat terpaksa menerima kenyataan itu. Namun mereka meminta PLN segera memperbaiki pembangkit yang rusak itu.

Arif Ardiansyah – Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PLN Pastikan CNOOC Pasok PLTG Cilegon
Negosiasi Gas PLN-ConocoPhilips Terhambat Harga
Proyek PLTGU Pemaron Diminta Berhenti
Investor Swiss Siap Danai Proyek Energi
Tunggakan Listrik Pelanggan Mencapai Rp 1 Triliun
PLN Jawa Timur Rugi Rp 1 Triliun Setiap Tahun
Pemerintah Jamin Pasokan Listrik dan BBM Menjelang Pemilu
PLTU Berskala Besar Akan Dibangun di Palu
Adaro Segera Pasok Batubara ke PLTU Suralaya
PLN Lelang Pengadaan Batu Bara
> selengkapnya...


Referensi

UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data