Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Batam

Aparat dan Warga Bentrok, Mobil Otorita Batam Dibakar
Kamis, 13 Mei 2004 | 19:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Aparat keamanan bentrok dengan warga saat melakukan pembongkaran di Tanah Longsor, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Kamis (13/5). Akibatnya, mobil truk BM.9044 H milik Satuan Pengamanan Otorita Batam, yang digunakan untuk mengawasi penertiban rumah liar, dibakar massa.

Sementara itu, polisi Batam menembak setidaknya tiga warga setempat karena merasa mendapat serbuan dari warga dengan lemparan batu, botol dan pentungan. Safriadi, adalah salah satu korbannya. Pria 27 tahun ini terkena peluru nyasar di bagian pinggangnya sehingga dirawat di Rumah Sakit Harapan Bunda. "Saya dengar ada rebut-ribut, jadi saya turun ke bawah. Tak terasa tiba-tiba darah mengalir dari pinggang saya," kata Safriadi sambil memperlihatkan luka tembaknya.

Warga Kampung Tanah Longsor, Joni Hutasoit, mengatakan, kekerasan itu berawal dari datangnya petugas dari Pemerintah Kota Batam, Otorita Batam, Polisi untuk menertibkan rumah liar. Namun warga menolak pemindahan itu karena ganti rugi yang didapat tidak sesuai dengan biaya pindah. Besar uang saku itu hanya Rp 300 hingga Rp 500 ribu. "Mana cukup uang segitu," kata Hanif, Ketua RT 04/ RW 02, Tanah Longsor.

Kapolresta Barelang Ajun Komisaris Besar Polisi, Andayono, mengaku belum mengetahui anak buahnya melakukan penembakan. "Saya enggak tahu yang kena tembak tuh," katanya menjawab pertanyaan Tempo News Room, sambil menyarankan untuk menemui Direktur Pengamanan Otorrita Batam Basri Harun yang mengetahui persis peristiwa kekerasan itu. Basri Harus belum berhasil dimintai keterangan karena telpon selulernya tidak aktif.

Selain korban warga, kendaraan juru kamera Metro TV dan SCTV juga rusak akibat lemparan batu dan pukulan kayu warga. "Mobil saya diparkir, tiba-tiba batu menghantam kendaraan saya dan pecah kaca depan, samping kiri-kanan," kata Lucas, kameraman Metro TV. Sedangkan kendaraan milik kameraman SCTV hanya pecah pada kaca spion.

Rumbadi Dalle - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bela Pedagang Angkringan, Mahasiswa Ditangkap
Gubernur Setujui Gusur Sisa Lahan Tol Ulujami-Veteran
Rp 18 Miliar untuk Relokasi Warga Kolong Tol Penjaringan
Warga Rusun Pulo Mas Adukan PT Pulo Mas Jaya
Belasan LSM Tuntut Pendidikan Murah
Kompleks TNI AD Gatot Subroto Digusur Besok
38 Warga Tanjung Duren Jadi Tersangka
Warga Tanjung Duren Kembali Duduki Tanah Gusuran
Empat Anggota DPRD DKI Teken Kontrak Sosial
Komnas HAM Diminta Minta Maaf Kepada Warga Korban Penggusuran
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data