Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sumatera Selatan

Biaya Tak Tersangka Gubernur Sumsel Dipertanyakan
Rabu, 05 Mei 2004 | 17:17 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan mempertanyakan naiknya anggaran belanja tidak tersangka Gubernur Sumatera Selatan sebesar 380,95 persen dari semula Rp 1,575 miliar menjadi Rp 7,575 miliar.

Naiknya anggaran tak tersangka ini terungkap dalam Pengantar Nota Keuangan Perubahan APBD Provinsi Sumsel yang disampaikan Gubernur Sumsel Rabu (5/5).

Menurut Anggota Komisi A Bidang Anggaran Bambang Sugianto naiknya anggaran tidak terduga Gubernur ini cukup besar, namun pihaknya belum mengetahui secara detail di mana peningkatan anggaran tidak tersangka tersebut.

"Biaya ini menyangkut biaya operasional Gubernur, jadi tidak tertera dan terinci karena sifatnya tidak terduga," ujar Bambang usai sidang. Karena sifatnya tidak terperinci dan terprogram maka sangat sulit untuk mengetahui anggaran itu dikeluarkan untuk apa saja.

Tapi yang jelas, anggaran tidak tersangka Gubernur ini biasanya dipakai untuk bantuan kepada organisasi masyarakat dan instansi baik vertikal maupun horizontal seperti bantuan Pemprov ke KPU Sumsel atau ke KPID Sumsel.

"Jadi penggunaan dana ini merupakan kebijakan dari Gubernur," kata anggota PDIP ini. Fraksi PDIP sendiri akan membahas soal naiknya anggaran tak tersangka Gubernur ini.

"Sikap kami belum tahu karena harus dirapatkan dahulu. Tapi kami akan kritisi soal naiknya anggaran tak tersangka sampai 300 persen ini," ujar Bambang.

Selain soal anggaran tak tersangka, Bambang juga meminta pemerintah untuk memprioritaskan kegiatan dan pembangunan untuk PON XVI kepada peningkatan pemberdayaan rakyat, bukan hanya pembangunan fisik semata, sehingga penyelengaran PON juga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di Sumsel.

Sementara Gubernur Sumsel Syahrial Oesman dalam penyampain Nota Keuangan Anggaran 2004 mengatakan ada tambahan dana untuk menunjang pelaksanaan PON XVI tahun 2004, seperti peningkatan Jalan Lingkar Selatan Akses Poros Ampera, pembangunan Jalan Lingkar Stadion Jakabaring dan pembuatan trotoar jalan utama Kota Palembang dari Bandara SMB II sampai Kompleks Jakabaring.

"Dana yang dianggarkan dalam APBD induk belum mencukupi kebutuhan penyedian fasilitas fisik maupun nonfisik PON XVI," ujar Syarial. Jumlah keseluruhan pendapatan Pemerintah Sumsel sebesar Rp 1.168.820.192.147, belanja Rp 1.226.241.394.494

Arif Ardiansyah - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ketua Golkar Kolaka Diberi Penangguhan Penahanan
Bupati dan Walikota Se-Banten Tolak Bantuan Provinsi
Mendagri Diminta Tidak Gegabah Setujui Pemecatan Bupati Kampar
Swasta akan Dilibatkan Mengelola Seulawah Air
Mantan Bupati Kolaka Jadi Tahanan Kota
Anggota DPRD NTB Disel
Anggota KPU Sumsel Dapat Nissan Terrano
Pemerintah Kota Bekasi Usulkan KTP dan Puskesmas Gratis
Ditemukan Pelanggaran pada RAPBD Jakarta 2004
Bengkaknya RAPBD 2004, DKI Dinilai Mengelabui Publik
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 110 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan DPRD
Penjelasan UU Perbendaharaan Negara
UU Perbendaharaan Negara

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [0] komentar


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data