Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
25 April 2004

TEMPO Interaktif, Padang:Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang datang dari Jakarta menuju Medan tertimpa longsor di daerah Kuburan Nan Duo, Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Jumat (23/4) pukul 18.00 WIB. Sebanyak 40 penumpang ditemukan tewas, 12 luka-luka dan 5 lainnya masih belum diketemukan hingga Sabtu (24/4).

Bupati Pasaman Barat Baharuddin R mengatakan bus ALS bernomor polisi BK 7748 yang dikemudikan Tolong Pakpahan ini bertolak dari Jakartra menuju Medan lewat jalan di Kecamatan Panti Pasaman. Sesampai di daerah Kuburan Nan Dua saat melewati tebing, bukit diatasnya tiba-tiba longsor menimpa bus yang sedang melaju dan menimpa badan jalan sepanjang 60 meter. Akibatnya 57 penumpang di dalam bus terjebak timbunan longsor.

Kejadian itu diketahui segera, kata Baharudin, setelah polisi mendapat laporan kejadian dari seorang supir truk Puso yang hendak berpapasan dengan bus dan terhindar dari longsor. Aparat Pemda Pasaman dan Polisi langsung membantu evakuasi korban ditambah dengan alat 4 alat berat dari departemen pemukiman dan parasarana wilayah Pasaman dan Provinsi Sumbar.

Hingga Sabtu sore, alat berat masih menyingkirkan longsoran dari bus untuk mengeluarkan lima penumpang yang masih belum ditemukan.
“Ke lima penumpang diduga tewas, sementara supir bus Tolong Pakpahan termasuk salah satu korban tewas,” kata Baharudin.

Sedangkan 12 penumpang yang mengalami luka ringan dan luka berat dirawat di Rumah Sakit Panti dan Rumah Sakit Lubuk Sikaping Pasama Barat.
Korban berasal dari Pasaman Timur 6 orang, Pasaman Barat 8 orang, Medan 9 orang dan Pariaman 2 orang, sedangkan 26 lainnya belum diketahui identitasnya.

Akibat longsor, jalan provinsi di Kecamatan Panti tidak bisa digunakan dan kendaraan dialihkan ke jalan di Malapah. “Longsor terjadi karena hujan yang terus menerus turun di Panti,” kata Baharudin. Ia memperkirakan dalam waktu 3 harri baru longsoran dan bus baru bisa disingkirkan dari jalan.

Febrianti - Tempo News Room



Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Bertambah, Korban Meninggal Akibat Kapal Tenggelam di Talaud
KM Untung Jaya Ditemukan Tim SAR Kendari
SAR Kendari Temukan KM Untung Jaya
Satu Korban Tewas, Sebelas Luka-luka
Polsek Tanah Abang Periksa Enam Orang

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data