|
Batam
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
23 April 2004
TEMPO Interaktif, Batam: Setidaknya lima puluh rumah warga Bukit Kamboja RW.43, Dapur 12, Kelurahan Sagulung Kecamatan Sei Beduk, Batam, hancur diterjang angin puting beliung. Bencana tersebut terjadi sekiar pukul 11.30 WIB, Jumat (23/4), ketika sebagian warga akan berangkat menunaikan salat Jumat.
Menurut petugas kelurahan setempat Semihat Rajaguguk, dia mendengar suara gemuruh dari kejauhan. Tak lama kemudian tampak sosok angin puting beliung. Semihat pun berteriak agar warga tidak berada di dalam rumah.
"Saya enggak mengira angin memerbangkan semua atap rumah saya," kata Mappe Hutauruk, salah seorang penduduk yang rumahnya rata dengan tanah. Angin puting beliun seperti itu, menurut warga, baru pertama kali terjadi di Batam.
Nasib Zubaidi lebih tragis lagi. Karena selain atap rumahnya yang dibawa angin, televisi, kulkas dan perabot lainnya hancur tertimba balok batu ketika angin mengangkat atap rumahnya. "Ijazah anak saya basah," kata Zubaidi sambil memperlihatkan ijazah anaknya kepada Tempo News Room.
Korban bencana kebingungan karena belum ada bantuan datang. Pihak Departemen Sosial pun belum membangun tenda darurat. "Tadi orang Depsos sudah datang, tapi dia bilang besok aja diurus," kata Ismail menirukan ucapan orang Depsos tersebut.
Sayangnya belum ada konfirmasi dari Kepala Kantor Departemen Sosial Batam, Eddy Kusmayadi.
Rumbadi Dalle - Tempo News Room
|