Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Medan

Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
20 April 2004

TEMPO Interaktif, Medan: Seorang calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Pahala Sianipar ditemukan tewas di kediamannya, Senin (19/04) malam. Ia tewas bunuh diri akibat menenggak obat pembasmi serangga di dalam kamarnya. Di kediamannya Jalan Pintu Air, Kecamatan Medan Kota, itu juga ditemukan mayat istrinya, Imelda Boru Pangaribuan.

Tumpal Sirait, sepupu korban yang juga tinggal dirumah tersebut menemukan kedua korban tewas setelah mendobrak pintu kamar yang terkunci. ?Sekitar pukul 20.30 Wib, saya mendobrak masuk karena setelah mengetuk beberapa kali namun tidak ada jawaban,? kata Tumpal. Setelah di dobrak, ia menemukan Pahala yang sudah tewas meringkuk di dekat tempat tidur dengan kaleng Baygon ukuran besar disisinya.

Ia juga menemukan Imelda yang tengah mengandung sekitar tiga bulan telentang di kamar mandi dalam kamar tersebut, dengan kepala berlumuran darah. Mengetahui hal ini, ia pun langsung menghubungi Kepala Lingkungan yang kemudian memanggil polisi.

Pahala Sianipar merupakan caleg PDIP dengan nomor urut satu untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serdang Bedagai. Di daerah tersebut, PDIP telah berhasil meraup setidaknya dua kursi. Sehingga, Pahala sudah dipastikan akan mendapat kursi.

Iptu Ernesto dari Kepolisian Sektor Medan Teladan mengatakan, dari luka yang ditemukan pada Imelda, pihak kepolisian sementara ini menduga bahwa Imelda dipukul oleh Pahala dan kemudian Pahala bunuh diri dengan minum Baygon. "Terdapat luka di kepala korban perempuan. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh suaminya,? jelas Ernesto.

Pihak Kepolisian sendiri sempat kerepotan saat akan mengevakuasi kedua jenazah tersebut karena penduduk sekitar yang memadati rumah tersebut. Garis polisi yang dipasang sekitar pukul 21.45 Wib tidak mampu membendung warga yang penasaran. Kedua jenazah tersebut berhasil dievakuasi satu jam setelah pemasangan garis polisi.

Menurut M. Rusli, Kepala Lingkungan di daerah tersebut, pasangan Pahala dan Imelda merupakan warga baru. Mereka mengontrak rumah tersebut baru sekitar enam bulan. Oleh karenanya, banyak warga sekitar yang tidak mengenal kedua korban. Apalagi kedua korban sering berpergian ke luar kota.

Dinda Jouhana dan Bambang Soed - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Polisi Tewas Ditembak Perampok di Solo
Caleg PKPI Diduga Sindikat Senpi Rakitan
Polisi Bali Tahan Pengusaha Arak
1,1 Juta Keping VCD Bajakan Dimusnahkan
Sidang Pembunuhan Bos PT Asaba Periksa Empat Saksi

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data