Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sumatera Selatan

Lima Korban Teridentifikasi
01 April 2004

TEMPO Interaktif, Palembang: Baru lima dari 11 korban tewas kecelakaan antara Limex Sriwijaya jurusan Tanjung Karang-Palembang dengan bus Sinar Dempo di antara desa Penggilasan dan Muara Dua, terindentifikasi. Mereka adalah Ruslan (30 tahun), sopir, Harizal Arpan (33 tahun), asal tidak diketahui, M Aji Aryanto (40 tahun), Sukaisi Wijaya alias Uci (30 tahun), asal Lahad, Repli warga Banding Agung Kabupaten Lahad. Dari 11 korban tewas, terdiri dari tiga perempuan dan delapan laki-laki.

Sedangkan korban yang dirawat RSUD Ibnu Sutowo antara lain Eralzis (44 tahun), asal Pagar Alam, Taufik Hidayat (18 tahun) asal Tangerang, Supriyanto (53 tahun) asal Pagar Alam, Tina (45 tahun), Pendopo, Dede (3 tahun) asal Karang Agung Muara Enim, Harno (49 tahun) asal Pati Jawa Tengah, Pipit, umur tidak diketahui asal Pendopo, Joni Mulyadi (24 tahun) asal Lahad, Joni Afriyadi (32 tahun) asal Karang Agung, Masnah (10 tahun) asal Karang Agung, Ondaik (43 tahun) asal Lahad.

Sementara itu, korban yang dirawat di Puskemas Muara Dua adalah Husmawa, asal Pendopo dan Nurbaya. Mereka luka-luka ringan. Sedangkan dua orang selamat tanpa luka-luka, yakni Hasni (72 tahun) asal Pendopo dan Juarsih (30 tahun) asal Serang.

Informasi yang dikumpulkan Tempo News Room, semua penumpang sedang dalam keadaan tidur di perjalanan. Bus Sinar Dempo BG 3459 BA berangkat dari Jakarta, Rabu sore (31/3), dan sampai di Martapura pukul 02.00 WIB, Kamia (1/4). Sampai di desa Sungai Bahu, tepat ditengah rel tiba-tiba mesin mobil mati. Sekitar 15 menit kemudian kereta Limexs Sriwijaya jurusan Tanjung Karang-Palembang sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan. Bus terseret lebih kurang 100 meter dari tempat kejadian. Sampai petang ini pihak kepolisian masih mengindentifikasi korban yang tewas.

Arif Ardiansyah - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kecelakaan Bus dan Kereta Api, 11 Tewas
Kereta Api Jalur Utara Normal Kembali
KA Kertajaya Anjlok di Benowo, 10 Luka
Kasus Kecelakaan Kereta Api Meningkat 5-10 Persen
Dua Tewas dalam Kecelakaan KA di Malang

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data