Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Dua Kopassus dan Tujuh GAM Tewas di Aceh Timur
26 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Aceh:Dua anggota pasukan elit TNI dari kesatuan Kopassus dilaporkan tewas dalam kontak tembak dengan kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di kawasan Pegunungan Teteh, Kecamatan Peurelak, Aceh Timur, Jumat (26/3) sekitar pukul 10.30 WIB. Kontak senjata itu juga menewaskan tujuh anggota GAM. Dari mereka, TNI menyita enam pucuk senjata.

Dansatgaspen Koops TNI Letkol CAJ Asep Safari membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, kontak tembak terjadi ketika 20 personil TNI dari Yon Parako pimpinan Letda (Inf) Richard sedang patroli di kawasan Pegunungan Teteh. Di tengah jalan mereka dihadang sejumlah anggota GAM bersenjata campuran. Akibatnya, kontak senjata tak terelakkan.

Dalam kontak tembak yang berlangsung selama sekitar satu jam itu, Pratu Hartono dan Prada Heroik yang berasal dari Grup-I Kopassus tewas tertembak. Selain
itu, seorang prajurit lainnya yakni Pratu Solihin mengalami luka tembak di bagian kaki. "kontak tembak terjadi pada jarak tempur sekitar 50 meter," kata Asep
kepada wartawan, Jumat (26/3)

Selain menewaskan dua TNI dan melukai satu lainnya, pertempuran itu juga menewaskan tujuh anggota GAM yang belum diketahui identitasnya. Dari ketujuh korban GAM
itu, TNI menyita enam senjata berupa tiga pucuk M-16, dua AK-47 dan satu buah pelontar GLM serta beberapa magazen amunisi.

Asep menjelaskan, dua korban tewas pada Jumat (26/3) petang telah dievakuasi ke kesatuannya di Semarang untuk dimakamkan. Sedangkan korban luka tembak yakni
Pratu Solihin menjalani pengobatan intensif di Rumah Sakit Umum Kota Langsa.
Setelah kejadian itu, TNI menambah kekuatan ke lokasi pertempuran untuk melakukan penyisiran.

Yuswardi A Suud– Tempo News Room.

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Safrida Akan Ditanyai Penyidik Swedia
Diduga Ajudan Menkeu GAM, Thaib Ditangkap di Bandung
Tim Penyidik Swedia Datang Pertengahan Maret
Anggota DPRD Aceh Dihukum Tiga Tahun Penjara
Wirayuda: Norwegia Akan Menolak Suaka Petinggi GAM di Swedia

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data