Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Riau

Warga Kampar Akan Menemui Mendagri
18 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: PEKANBARU - Guru-guru seluruh Indonesia mendukung dan membantu aksi warga Kampar yang akan menemui Mendagri, Hari Sabarno, Senin (22/3). Mereka mendesak Hari Sabarno mencopot Bupati Kampar, Jefri Noer.

Basrun, eks pelaksana tugas Dinas Dikpora Kampar mengatakan dukungan para guru itu disampaikan pengurus PGRI di wilayah Indonesia dalam kongres PGRI di Jakarta, belum lama ini.

Mengutip pernyataan para guru dan pengurus PGRI, Basrun mengatakan guru siap 'turun' ke Jakarta untuk membantu mereka yang akan bertemu Mendagri jika ada permintaan dari guru di Kampar.

Sikap para guru anggota PGRI di seluruh Indonesia itu, tutur Basrun, sebagai wujud solidaritas sesama guru yang profesinya dilecehkan Jefri Noer dengan mengusir Kepala Sekolah SMUN 2 Airtiris, Abdul Latief Hasyim dari ruangan pertemuan dengan Bupati Jefri Noer awal Februari lalu. Sejauh ini, guru Kampar belum memutuskan apakah sudah saatnya meminta dukungan dari para guru di Indonesia tersebut. "Aksi warga Kampar meminta pencopotan Jefri Noer makin meluas. Selain dari guru se Indonesia, juga dari Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR)," ujarnya kepada Koran Tempo, kemarin.

Makin meluasnya dukungan kepada warga Kampar yang mendesak Jefri Noer mundur, tutur Basrun, membuat tekad masyarakat Riau kembali menjumpai dan mendesak Mendagri untuk mengambil sikap atas Jefri Noer semakin kuat dan bulat. "Insya Allah, para guru, PNS, mahasiswa, tokoh masyarakat dan beberapa ninik mamak direncanakan berangkat Hari Senin sore ke Jakarta," katanya.

Basrun belum bisa menjanjikan berapa jumlah warga yang akan ikut ke Jakarta. Namun, katanya jumlah warga yang ssudah mendaftar untuk ikut ke Jakarta dengan dana berasal dari kantong masing-masingan hingga Kamis mencapai 300 orang lebih dimana sekitar 130-an orang merupakan guru.

Sementara itu, dalam pertemuan warga Kampar yang diwakili antara lain Basrun dan Abdul Latief Hasyim dengan pengurus FKPMR, kemarin, Ketua umum FKPMR Abbas Jamil menyatakan dukungan kepada warga Kampar untuk segera menyelesaikan masalah ketidakpercayaan terhadap Jefri Noer dengan menjumpai kembali Mendagri Hari Sabarno di Jakarta. "FKPMR mendukung keinginan warga Kampar yang ingin segera mendapat kepastian Mendagri atas tuntutan pencoptan Jefri Noer. Tapi soal apakah wakil FKPMR nanti ikut atau tidak ke Jakarta sesuai keinginan warga Kampar, kami belum bisa memutuskan hari ini (Kamis,red)," ujarnya.

Menurut Jamil, FKPMR baru bisa memutuskan sikap setelah melakukan pertemuan dengan Majleis Ulama Riau dan lembaga adat Riau lainnya."FKMR kan terdiri dari berbagai unsur sehingga harus dirembukkan dulu.Yang pasti FKPMR mendukung aksi warga Kampar untuk mendesak Mendagri meutuskan sikap atas Jefri Noer yang tidak mendapat kepercayaan lagi dari warganya," kata Jamil.

Sementara, aksi Apel Akbar di Bundaran Mahligai Bungsu tidak kelihatan. "Apel Akbar yang merupakan agenda kedua warga Kampar untuk sementara mulai Kamis dihentikan. Selain waktu pemberitahuan kepada kepolisian sudah habis selama delapan hari, warga konsentrasi dengan rencana keberangkatan ke Jakarta,"kata Abdul Latief Hasyim.

Sejak merebak aksi mogok guru dan PNS kampar mulai 10 Fenruari lalu, aktivitas kegiatan di wilayah Kabupaten Kampar itu nyaris lumpuh. Bahkan, DPRD Kampar hingga saat ini juga belum membahas RAPBD itu.

Menyikapi kemungkinan DPRD Kampar tidak membahas RAPBD itu, Gubernur Riau H.M Rusli Zainal menyatakan sudah meminta petunjuk kepada Mendagri."Tapi Mendagri belum memberi petunjuk, mungkin dalam waktu dekat," katanya kepada pers.

Evalisa Siregar - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Mahasiswa Mataram Demo Politisi Busuk
Unjuk Rasa Menolak Pemilu 2004
Warga Bojong Minta Kapolres Bogor Diganti
Bakal Demo Lagi, Polisi Lakukan Pengamanan
Mahasiswa UII Tolak Kehadiran Bagir Manan

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data