Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banda Aceh

TNI Lumpuhkan Empat Kapal Thailand di Aceh
10 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Pasukan TNI berhasil melumpuhkan empat dari 17 kapal Thailand yang memasuki wilayah perairan Aceh di kawasan Lhok Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Saat ini, TNI masih memeriksa sekitar 30 anak buah kapal yang tertangkap, di Korem Teuku Umar, Aceh Barat.

Komandan Satuan Tugas Penerangan Penguasa Darurat Militer Aceh, Kolonel Laut Ditya Soedarsono, Rabu (10/3), mengatakan, peristiwa yang terjadi Selasa (9/3) itu bermula ketika TNI mendapat laporan soal keberadaan sejumlah kapal berbendera Thailand di perairan Aceh Barat. Mendapat laporan itu, tim gabungan yang terdiri dari KMC nelayan, 1 tim Yonif 100/R, Kompi C Yonif 112/DJ berkekuatan 16 orang dipimpin Lettu Inf. Iskandar bergerak dengan dua speed boat dibantu dua helikopter.

Saat mendekati kapal-kapal itu, pasukan TNI tiba-tiba mendapat tembakan dari arah kapal. Akibatnya, terjadi
aksi baku tembak sekitar satu jam di tengah laut. Dalam peristiwa itu, dua kapal terbakar, satu tenggelam dan satu lainnya berhasil digiring ke arah pantai. "Sisanya, berhasil melarikan diri ke perairan internasional," kata Ditya.

Kapal yang tengenggelam dan terbakar diperkirakan akibat terkena tembakan. Sedangkan kapal yang berhasil berhasil digiring ke dermaga kandas pada jarak seratus meter dari garis pantai. Ketika dilakukan pemeriksaan, awalnya TNI tidak menemukan seorang pun di kapal itu. "Ternyata mereka bersembunyi di dalam salah satu kamar di kapal itu," ujar Ditya. Ia mengaku belum mengetahui persis adanya korban jiwa dalam peristiwa itu.

Sementara itu, penguasa darurat militer Aceh Mayjen TNI Endang Suwarya menduga kapal-kapal itu bukan milik
nelayan melainkan para perompak. Mereka juga diduga menyelundupkan senjata ke Aceh. "Pengalaman sebelumnya, banyak di antara mereka yang menyelundupkan senjata ke Aceh. Ini yang sedang kita periksa dan
dalami," kata Endang. Ia juga mengaku belum mendapat laporan soal jumlah senjata yang berhasil disita.

Yuswardi A. Suud - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

KASAL Bantah Perebutan Pulau Dengan Negara Lain
KSAL Resmikan Pasukan Marinir 2
Pemerintah Siapkan Keppres Badan Koordinasi Keamanan Laut
Pembentukan Pengadilan Perikanan Tunggu MA
Pembelian Korvet Kedua Tunggu Kontrak Pertama

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data