|
Pekanbaru
PNS yang Ditahan Diserahkan ke Pemda Kampar
25 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Pekanbaru: Polres Kampar, Riau, Rabu (25/2), menyerahkan sembilan orang pegawai negeri sipil kepada dinas masing-masing. Mereka ditahan, Selasa (24/2), setelah diperiksa polisi berkaitan dengan aksi konvoi yang dilakukan puluhan pegawai pada hari pertama dimulainya kegiataan belajar dan mengajar di kabupaten itu pasca pencabutan mandat kepada Bupati Kampar, Jefri Noer.
Kapolres Kampar AKBP Abdul Hasyim Gani, kepada Tempo News Room, Rabu (25/2), mengatakan, untuk sementara pemeriksaan atas sembilan pegawai itu dianggap selesai. "Pemeriksaan untuk sementara telah selesai sehingga Rabu siang ke sembilan orang PNS itu sudah diserahkan Polres Kampar kepada Pemkab Kampar yang diwakili Wakil Bupati H.A. Zakir,? katanya.
Kapolres Kampar itu tidak menyebutkan satu persatu nama-nama sembilan orang PNS yang sempat ditahan satu malam di kantor Polres Kampar tersebut. Kapolres menegaskan, meski sudah dikeluarkan, ke-9 orang itu sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali. Minimal untuk menjadi sanksi atas rencana unjukrasa atau menghasut PNS maupun guru, murid dan golongan masyarakat lain di Kampar sampai Jefri Noer benar-benar tidak menjabat Bupati Kampar lagi.
Mengutip pernyataan massa, Gani mengatakan, unjukrasa dilakukan setelah Mendagri Hari Sabarnodi di media ibu kota menegaskan bahwa Jefri Noer masih diperbolehkan melakukan aktivitas sebagai Bupati Kampar sepanjang SK pencopotan oleh Presiden (Mendagri) belum dikeluarkan. "Sebenarnya tidak perlu terjadi penahanan oleh kepolisian kalau saja para pengunjukrasa itu sebelumnya minta izin kepada pihak kepolisian sesuai ketentuan dan tidak melakukan semacam aksi menghasut," tegasnya.
Gani menjelaskan, sebenarnya Polres Kampar sudah mengimbau kepada sekitar 60 orang massa yang pada Hari Selasa pagi ditemukan jajaran kepolisain dan pejabat Pemda Kampar yang melakukan kegiatan pemantauan situasi Kampar pada hari pertama sekolah dimulai. Mereka sudah diingatkan, tapi tetap melakukan konvoi sebelum akhirnya ditangkap polisi di Jl. M. Yamin, Bangkinang.
Berdasarkan pengamatan pers, hari kedua pulihnya proses belajar-mengajar di Bangkinang berjalan lancar. Aktifitas di kantor kepala dinas dan badan pemerintahan lainnya juga terlihat mulai aktif meski beberapa PNS masih ada yang absen. Menurut PNS di Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah, mereka sedikit tenang dengan pernyataan Mendagri di media massa Jakarta yang meminta Bupati Jefri Noer tidak mengambil kebijakan strategis yang dapat memicu kericuhan.
Sebelumnya, para PNS di jajaran Pemkab Kampar resah dengan pernyataan Jefri yang mengatakan dia masih memiliki kewenangan sebagai bupati. Pernyataan Jefri itu diikuti dengan isu-isu bakal terjadinya tindakan pemecatan atau penggantian kepala dinas maupun badan di jajaran Pemkab Kampar itu.
Bupati Jefri Noer dan wakil bupati H.A. Zakir juga masih masuk kantor. "Pak Bupati Jefri sudah masuk kantor mulai tadi pagi (Rabu), tapi sekarang lagi keluar untuk melayat kerabatnya yang meninggal," kata seorang staf di Kantor Bupati Kampar yang enggan disebut namanya.
Eva - Tempo News Room
|