|
Padang
Menteri Sosial Bantu Korban Gempa Sumatera Barat
22 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Padang: Menteri Sosial Bahtiar Chamsyah menyerahkan bantuan dari Departemen Sosial kepada korban gempa di Kecamatan Batipuh, Tanah Datar, Sumatra Barat. Bantuan berupa uang tunai Rp 100 juta, mie instant 250 dus, sarden 4.500 kaleng, sambal, minyak goring diserahkan kepada Bupati Tanah Datar Masriadi Martunus, Sabtu (21/2).
Menteri juga berjanji akan memberikan bantuan perbaikan kepada 251 keluarga yang rumahnya rusak berat sebesar Rp 5 juta per rumah dalam waktu dekat. "Prinsip kita, jangan sampai ada masyarakat yang menjadi korban bencana alam tidak makan, berlama-lama tidak punya tempat tinggal atau mengalami penyakit akibat bencana alam," ungkapnya.
Saat penyerahan bantuan di Posko Bencana Alam di Kantor Kecamatan Batipuh, Tanah Datar, Bachtiar meminta agar pemberitaan media yang mengatakan pemerintah tidak peduli dengan bencana alam bisa diklarifikasi. "Saat terjadi gempa di Nabire, dikatakan pemerintah tidak peduli, padahal 29 jam setelah gempa terjadi saya dan Pak Yusuf Kala sudah terbang ke Nabire memberi bantuan," katanya.
Ia mengatakan, untuk penaggulangan bencana alam pemerintah sudah memiliki sistem penaggulangan bencana yang sudah berjalan. Untuk penanggulangan jangka pendek di pusat sudah ada Bakornas, di daerah tingkat I Satkorlak, dan di daerah tingkat II Satlak. "Kalau ada bencana di ibukota provinsi ada stok beras 50 ton yang ada di gudang Dolog dan di tiap kabupaten ada stok 5 ton beras yang bisa dikeluarkan atas Perintah Menteri Sosial," ujarnya. Ia menambahkan, total anggaran dari Departemen Sosial untuk bencana alam di Indonesia sebesar Rp 200 miliar.
Usai menyerahkan bantuan, rombongan Menteri Sosial meninjau ke lokasi bencana yang paling parah di Nagari
Gunung Rajo Batipuh dan melihat dari dekat kondisi ratusan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal yang
mengungsi ke tenda-tenda.
Pada hari yang sama Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Jusuf Kala bersama Gubernur Sumbar juga meninjau korban dan menyerahkan bantuan.
Febrianti - Tempo News Room
|