Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

13 Pasukan GAM Menyerah
06 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Sebanyak 13 anggota pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menyerahkan diri kepada pasukan TNI di Koramil Birem Bayeuen, Aceh Timur, Jumat (6/2). Mereka juga membawa serta tiga senapan serbu jenis AK-47, satu senapan G3, satu pelontar granat GLM (Grenade Louncher Machine) beserta sejumlah amunisi.

Wakil Panglima Komando Operasi TNI di Lhokseumawe Brigjen TNI Mar Safzen Noerdin mengatakan, anggota GAM yang menyerahkan diri itu diantar ke koramil setempat oleh kepala Desa Kemuning, Ramli. Penyerahan diri itu terjadi bertahap. Lima diantaranya menyerahkan diri pada Kamis (5/2). Sisanya menyerahkan diri Jumat (6/2).

Menurut Safzen, anggota GAM tersebut menyerahkan diri karena sudah ditinggal pemimpinnya yang melarikan
diri. Mereka itu satu regu. "Tinggal dua orang lagi yang belum menyerah dalam regu itu yaitu Armia dan Bustami Abdullah, yang merupakan pimpinan regu tersebut," kata Safzen.

Safzen mengatakan, ke-13 anggota GAM itu menyerah atas kesadaran sendiri dan merasa tidak aman terus menerus berada di hutan. Semula, kata dia, ke-13 anggota GAM itu takut untuk menyerah sendiri ke pos TNI. Mereka kemudian memutuskan untuk menyerah lewat kepala desa Kemuning.

Setelah menyerahkan diri, mereka langsung dibawa ke markas Komando Operasi TNI di Lhokseumawe untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Safzen mengatakan mereka akan diperlakukan dengan baik karena menyerah atas kesadaran sendiri. "Kita akan melihat kadar kesalahannya. Mungkin ada yang karena terpaksa ikut GAM. Tapi mereka lebih baik dibanding anggota GAM lain yang tertangkap. Untuk mereka yang menyerah akan kita bina," kata Safzen.

Yuswardi A. Suud - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Penguasa Darurat Militer Nilai Aceh Makin Kondusif
Mabes TNI Gelar Senjata Rampasan dari GAM
Dua Pelajar Tertembak TNI di Bireuen
Komnas akan Bentuk Tim Independen Kasus Aceh
TNI Tembak Mati Delapan Anggota GAM

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data