Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Belitung

Bentrok Massa Di Belitung
07 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Belitung:Ratusan massa yang mengatasnamakan Jaringan Aksi Rakyat Untuk Demokrasi (Jarud) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Belitung hari ini.

Aksi, yang mulanya damai, akhirnya berubah bentrok karena pihak demonstran ingin memaksakan diri masuk ke dalam ruang sidang.

Kejadian bentrok bermula saat ada batu yang dilempar ke arah petugas dan mengenai aparat. Ketika dikejar, terjadi dorong-mendorong dan pukul-memukul antara aparat dan massa.

“Setidaknya ada dua angggota kami dan lima orang dari para pengunjuk rasa yang luka-luka dipukul,” kata Kapolres Belitung Halim Majani malam ini kepada Tempo News Room melalui telepon selulernya.

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Pihak kepolisian sudah mengamankan tiga orang pengunjuk rasa untuk dimintai keterangan. Menurut Halim, massa menuntut pemilihan bupati Belitung dilakukan secara langsung oleh rakyat karena diindikasikan ada permainan yang tidak sehat dalam Pilkada ini. Pemilihan Bupati Belitung ini dijadwalkan Kamis (8/1).

Halim juga mengatakan bahwa demonstrasi ini sudah terjadi selama dua hari. Rencananya, besok massa akan kembali mendatangi gedung DPRD dengan jumlah yang lebih besar. Pihak kepolisian telah mengantisipasi terjadinya bentrok dan menyiapkan 170 personel ditambah 30 aparat TNI, 30 anggota Satpol PP, dan petugas LLAJ.

“Kami berharap besok tidak terjadi bentrok. Silakan berdemonstrasi dan orasi tapi tidak anarkis,” kata Halim. Menurut dia, karena sudah ada bentrok hari ini, maka polisi akan lebih menyiagakan diri.

Jika para demonstran tetap anarkis, katanya, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas tapi tetap sesuai dengan prosedur, tanpa menggunakan peluru tajam, namun dengan peluru hampa saja. “Tapi kami akan mengutamakan tindakan persuasif,” ujarnya.

Arif Ardiansyah - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kontras Laporkan Penembakan di Bulukumba ke Kapolri
Unjuk Rasa Hari Tani Diwarnai Bentrok
Mahasiswa Bentrok dengan Aparat di Salemba
Bentrok Mahasiswa IAIN dengan Aparat Terjadi Dua Kali
Mahasiswa UKI Bentrok dengan Polisi

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data