Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Lhokseumawe

Satu Anggota TNI Tewas Tertembak di Aceh Timur
05 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang prajurit TNI dari Yonif Linud 433/Kostrad tewas dalam baku tembak dengan gerilyawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di pedalaman Aceh Timur, Minggu (4/1) malam. Prada Fitiansyah, anggota Tim KI-A Yonif 433 tersebut terkena tembakan GAM tepat di bagian dada kiri.

"Insiden tersebut terjadidi Desa Ulee Gajah, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur sekitar pukul 20.50 WIB, Minggu kemarin," kata Juru Bicara Komando Operasi Tentara Nasional Indonesia di Aceh, Letkol CAJ Ahmad Yani Basuki, Senin (5/1). Jenazah korban telah dievakuasi ke kampung halamannya di Makasar.

Pada hari yang sama, pasukan gabungan TNI/Polri kembali menemukan puluhan persenjataan milik GAM di Desa Tingkeum, Simpang Ulim, Aceh Timur. Sebelumnya, di desa ini, part TNI/Polri juga menemukan persenjataan berat milik GAM, diantaranya senjata penembak pesawat dan antitank.

Persenjataan terakhir yang ditemukan ditimbun di dalam tanah itu antara lain 10 buah bom rakitan berukuran sedang, dengan panjang rata-rata mencapai 25 cm. "Peralatan tempur GAM ini ditemukan di kebun milik seorang warga dea setempat, Ishak Gani. Selain menemukan 10 buah bom, TNI juga mengamankan 5 buah amunisi mortir, dua kilogram belerang, satu buah teropong, tiga buah HT Kenwood, dua HT berikut dua unit antena ground land," katanya.

Letkol Yani mengatakan, jumlah senjata yang ditimbun di Desa Tingkeum, Simpang Ulim tersebut merupakan yang tebesar yang pernah ditemukan pasukan TNI, baik dari segi jumlah maupun jenis persenjataan. "Bisa jadi penimbunan seperti ini masih ada di tempat lain. Untuk itu, kita harap masyarakat terus memberikan informasi seperti ini," katanya.

Namun ia menolak jika ada dugaan Desa Tingkeum menjadi pintu gerbang masuknya sejumlah persenjataan berat milik GAM dari luar negeri. "Kalau sebagai jalur lintas atau lokasi penimbunan mungkin saja, tetapi kalau sebagai main gate-nya tidak mungkin, karena desa itu tidak berada di kawasan pantai," ujarnya. Saat ini, tambahnya, pasukan TNI terus melakukan pengembangan di lapangan terhadap kemungkinan masih adanya senjata lain yang ditanam di kawasan tersebut.

Di tempat tepisah, di sebuah perkmapungan wrga di Aceh Utara, pasukan TNI juga menemukan sebuah bom rakitan berukuran besar dengan berat mencapai 60 kilogram. Bom itu ditemukan pasukan TNI dari Yonif 121/Macan Kumbang yang melaksanakan patroli di sekitar Desa Meunye Puet, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh
Utara.

Panjang bom tersebut mencapai 50 sentimeter dan diduga memiliki daya ledak tinggi. Bom semacam itu kerap digunakan gerilyawan GAM sebelum darurat militer diberlakukan di Aceh untuk menghancurkan kenderaan yang digunakan pasukan TNI. "Saat ini barang bukti diamankan di Pos Yon 1 Pengamanan Objek Vital Nasional," kata Letkol Yani.

Zainal Bakri - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

TNI Temukan Senjata Berat Milik GAM
Polisi masih Selidiki Motif Bom di Aceh
Wartawan Kendari Peringati Kematian Ersa Siregar
Pola Pengamanan Pemilu di Aceh Berbeda
Kapuspen TNI: Jenazah Ersa Tidak Pernah Diotopsi

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data