Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Lhokseumawe

TNI Temukan Senjata Berat Milik GAM
04 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Lhokseumawe: Pasukan gabungan TNI/Polri menemukan lokasi penimbunan senjata milik gerilayawan gerakan Aceh Merdeka (GAM) di sebuah perkampungan di Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam. Senjata-senjata yang ditemukan itu merupakan jenis senjata mesin berat antitank dan helikopter.

Juru Bicara Komando Operasi Tentara Nasional Indonesia di Aceh, Letkol CAJ Ahmad Yani Basuki menyebutkan, temuan senjata tersebut merupakan yang terbesar sejak digelarnya operasi militer di Aceh. "Dari data yang kita miliki, ini merupakan jumlah temuan yang terbesar selama darurat militer," katanya di Lhokseumawe, Mingu (4/1) siang.

Temuan itu berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya sebuah lokasi yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan oleh kelompok GAM sebelum kelompok bersenjata tersebut terjepit akibat gempuran pasukan TNI setelah darurat militer. Setelah informasi masuk, kata Letkol Yani, tim gabuangan TNI/Polri mulai menyusun perencanaan untuk melakukan penggalian.

"Pasukan yang telibat dalam penggalian itu terdiri dari Tim Jaguar Yon Marinir 6, Tim Cakra, Satuan Taktis 4, Satuan Taktis 48 dan Brimob," katanya. Lokasi penimbunan disebutkan berada di kawasan perkampungan penduduk di Desa Meunasah Tingkeum, Simpang Ulim, Aceh Timur.

Penggalian pertama dilakukan beberapa setelah informasi dari warga setempat masuk ke aparat keamanan. Namun, sehari berikutnya, aparat kembali menemukan puluhan senjata lainnya di desa yang sama. "Temuan ini diperoleh selama dua hari berturut-turut di sekitar tempat yang sama sejak Kamis dan Jumat kemarin," sebut Letkol Yani.

Kamis, pasukan gabungan TNI/Polri menemukan dua pucuk senjata mesin berat dilengkapi rantai dan amunisi kaliber 12,7 buatan Cina, satu pucuk senjata STTB (senjata antitank) buatan Rusia dan satu pucuk senjata serbu
jenis AK-56. Saat ditemukan kesemua senjata ini sudah berbalut tanah dan terlihat agak berkarat. 'Tapi setelah dibersihkan, ternyata senjata-senjata ini masih berfungsi dengan baik," kata Letkol Yani.

Sementara pada hari kedua, pasukan Marinir dari Yon Mar 6 menemukan satu pucuk senjata mortil 60, satu kotak berisi dua magazen senapan mesin otomatis jenis RPD, 9 magazen senjata M-16, satu magazen AK, 20 buah detonator, dan satu HT. Selain itu juga didapati dokumen, bendera, peratalan power suplly serta puluhan amunisi berbagai jenis, termasuk 30 butir amunis ukuran 0.32 inch.

Letkol Yani menduga, kelompok GAM tidak pernah menggunakan senjata-senjata berat tersebut sejak berhasil diselundupkan ke daratan Aceh dari luar negeri karena kesulitan dalam mebolisasi. "Kalau digunakan buat menembak, kita akan dengan mudah bisa mengetahui titik keberdaan mereka. Begitu pula jika dibawa
ke sana-kemari, tentunya sangat berat dan mudah terlihat," katanya.

Zainal Bakri - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Polisi masih Selidiki Motif Bom di Aceh
Wartawan Kendari Peringati Kematian Ersa Siregar
Pola Pengamanan Pemilu di Aceh Berbeda
Kapuspen TNI: Jenazah Ersa Tidak Pernah Diotopsi
TNI Kirim Pasukan Raider ke Aceh

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data