Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Aceh

TNI Serahkan Barang-Barang Milik Ersa Siregar
02 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Lhokseumawe: Komando Operasi Tentara Nasional Indonesia menyerahkan barang- barang milik Ersa Siregar yang ditemukan ketika terjadi kontak tembak di kawasan pedalaman Simpang Ulim, Aceh Timur beberapa waktu lalu. Penyerahan barang-barang seperti kamera, pakaian, kartu pers dan beberapa barang lainnya itu diterima oleh Manager Liputan RCTI, Deny Reksa di Markas Koops TNI di Lhokseumawe, Jum'at (2/1).

Deny Reksa mengatakan, ia akan membawa barang-barang tersebut untuk diperlihatkan pada manajemen dan juga keluarga almarhum Ersa Siregar. "Barang-banrang ini akan saya simpan di kantor nantinya. Dan sebagian yang
dipinjamkan akan saya kirim kembali ke sini apabila diperlukan untuk bahan penyelidikan," katanya.

Barang-barang yang dipinjamkan ke Koops TNI antara lain adalah kamera digital dan beberapa lembar baju. Wakil Panglima Komando Operasi TNI, Brigjen (Mar) Safzen Noerdin mengatakan, pihaknya terpaksa meminjam barang-barang itu dan tidak langsung diserahkan kembali, karena bisa saja suatu saat diperlukan kembali. "Kalau nanti pemerintah jadi membentuk tim investigasi, kan itu jadi perlu untuk penyelidikan," katanya.

Pihak Koops TNI akan siap membantu apaun yang diperlukan bila tim investigas dibentuk. "Kita akan siapkan
apapun yang diperlukan. Bahkan pengamanannya akan kita lakukan dua ratus persen," tuturnya.

Pihak Koops sendiri, kata Safzen sudah melakukan segalanya secara maksimal sesuai dengan prosedur, taktis dan teknis dalam membantu mengevakuasi jenazah
almarhum Ersa Siregar. Tapi soal, visum pihaknya hanya bisa melakukan visum luar, karena hanya itu yang mungkin dilakukan di Lhokseumawe.

Sementara itu, Deny Reksa mengatakan pihaknya belum memikirkan untuk membentuk tim investigasi sendiri. Begitupun, manajemen RCTI mempersilakan kepada pihak luar untuk melakukan investigasi lapangan. "Memang selama ini ada seruan dari beberapa pihak agar kami membentuk tim investigasi, tapi kami belum mengarah kesitu karena masih fokus pada penanganan keluarga korban," kata Deny.

Tapi, menurut Deny, tidak tertutup kemungkinan RCTI akan ikut serta dalam tim investigasi yang akan dibentuk nanti.

Menyangkut kondisi Fery Santoro, kameramen RCTI yang masih bersama Gerakan Aceh Merdeka, Deny mengaku belum tahu karena belum ada kontak langsung, baik dengan Fery maupun dengan anggota GAM. "Terakhir kali yang saya tahu Fery dan Ersa pernah mengontak keluarganya masing-masing pada 8 Oktober 2003," sebutnya.

Zainal Bakri - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pemerintah Setuju Pembentukan Tim Independen Kasus Ersa
Kapuspen TNI: Peluru Berasal dari Patroli TNI
Kapuspen: TNI Setuju Bentuk Tim Investigasi Independen Untuk Ersa
KSAD Setuju Pembentukan Tim Independen untuk Ersa
Wartawan Aceh Tahlilan untuk Ersa

 
Berita sumatera Lainnya

Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
(Senin, 26/04/2004 | 17:45 WIB)
Bus ALS Jakarta- Medan Tertimpa Longsor, 40 Penumpang Tewas
(Minggu, 25/04/2004 | 12:29 WIB)
Pangdam Iskandar Muda Siap Pertanggungjawabkan Dana
(Sabtu, 24/04/2004 | 19:10 WIB)
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
(Jum'at, 23/04/2004 | 19:17 WIB)
Kantor Harian Sinar Indonesia Baru Diobrak-abrik Preman
(Kamis, 22/04/2004 | 17:10 WIB)
Aktivis Lingkungan Peringati Hari Bumi
(Kamis, 22/04/2004 | 12:35 WIB)
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Mulai Kembalikan Formulir
(Rabu, 21/04/2004 | 18:20 WIB)
Caleg PDIP Tewas Minum Baygon di Medan
(Selasa, 20/04/2004 | 12:37 WIB)
Massa Tuntut Pemilihan Gubernur Lampung Secara Langsung
(Senin, 19/04/2004 | 17:09 WIB)
Oemarsono Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Gubernur
(Minggu, 18/04/2004 | 19:13 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data