|
Demo BBM di Sulawesi Tengah Berakhir Bentrok
Kamis, 29 Mei 2008 | 16:44 WIB
TEMPO Interaktif, Palu:Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (29/5) siang berakhir bentrok. Polisi dan mahasiswa pendemo saling kejar.
Akibat betrokan itu, dua mahasiswa mengalami luka-luka di bagian wajah dan tangan. Seorang wartawan Trans TV, Jafar G Bua, juga dipukuli polisi hingga kameranya rusak berat.
Bentrokan ini bermula dari aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dan polisi di teras depan Gedung DPRD Sulawesi Tengah. Saat ketegangan terjadi, seorang perwira polisi meminta anggotanya menangkap seorang pendemo. Namun, aksi polisi ini dihadang sejumlah mahasiswa.
Bentrokan pun tak terhindarkan. Polisi dan mahasiswa saling kejar. Polisi yang bersenjatakan pentungan rotan mengamuk dan memukul pengunjuk rasa. Akibatnya dua mahasiswa mengalami luka-luka. Seorang mahasiswa ditahan dan diamankan di pos polisi pamong praja, sementara seorang lagi mengalami luka di bagian lengan kirinya.
Bentrokan akhirnya berhenti setelah Kapolres Palu Ajun Komisaris Besar Sunarto turun tangan. Kapolres juga meminta maaf atas pemukulan anggotanya kepada wartawan. "Saya minta maaf atas kejadian ini," katanya.
Darlis
INDEKS BERITA LAINNYA :
|