|
Puluhan Siswa Unjuk Rasa di DPRD Gorontalo
Jum'at, 25 November 2005 | 18:14 WIB
TEMPO Interaktif, Gorontalo:Berkaitan dengan ulang tahun PGRI, puluhan siswa unjuk rasa di DPRD Provinsi Gorontalo, Jumat (25/11). Mereka meminta pemerintah memperhatikan nasib guru dan menuntut tunjangan kerja daerah bagi para guru melalui APBD.
"Guru sebagai motor penggerak pendidikan tidak diperhatikan kesejahteraannya," kata koordinator pengunjuk rasa, Reynold Moha.
Menurut dia, kondisi pendidikan di Gorontalo masih
rendah. Hal ini dibuktikan dengan hasil ujian nasional sekolah-sekolah yang sebagian diantaranya 100 persen siswa tidak lulus.
Hal ini terjadi karena kesejahteraan para guru sangat minim sehingga mereka harus mencari pekerjaan sampingan. Akibatnya, waktu belajar tersita untuk mengatasi masalah ekonomi tersebut.
Untuk peningkatan kesejahteraan guru, lanjut Reynold, dapat dilakukan antara lain menyiapkan anggaran
pendidikan sebesar 20 persen dalam APBD.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Amir Piola Isa, mengatakan dana untuk guru menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran. "Tunjangan guru dan guru bantu menjadi pegawai negeri sipil akan diperjuangkan," ujarnya.
Namun, khusus di tingkat kabupaten dan kota, DPRD provinsi tak bisa melakukan intervensi. Verrianto Madjowa
INDEKS BERITA LAINNYA :
|