|
Helikopter Rusia Akhirnya Dibebaskan
Senin, 18 Juli 2005 | 15:14 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:Setelah diamankan oleh TNI AU selama empat hari di Makassar, helikopter jenis Mi-8 buatan Rusia, akhirnya dibebaskan dan melanjutkan penerbangan sekitar pukul 12.30 wita, karena izin terbang (flight approval) telah diperoleh, Senin (18/7).
Helikopter yang telah mengangkut bantuan untuk korban tsunami di Aceh sejak Jumat (15/7) lalu, terlihat di kelilingi garis polisi di apron Bandara Hasanuddin Makassar.
Marsekal Pertama TNI AU, Eddy Suyanto menjelaskan bahwa helikopter ini terpaksa diamankan, sekitar pukul 12.15 Wita karena terbang tidak sesuai rute. Seharusnya pesawat itu melalui Banda Aceh-Medan-Pekanbaru-Batam-Pontianak-Palangkaraya-Balikpapan-Palu-Gorontalo-Ternate-Biak-Sorong-Jayapura-Papua Nugini.
Jadi izin terbang mereka untuk memasuki wilayah Indonesia telah dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan. “Sedangkan izin khusus memasuki wilayah Makassar baru keluar hari ini, makanya meraka sudah bisa melanjutkan perjalanan," ujar Eddy.
Mengenai kelengkapan surat-surat dan dokumen seperti paspor keenam orang penumpangnya, diantaranya lima orang warga Rusia yakni Latyshev Gennady, Linok Grigory, Karpenko Alexander, Kosarev Sergey, Kuorienko Alexander, dan seorang warga negara Australia Jenkins Gregory James tidak ada masalah. "Tidak ada militer, semua warga sipil," ujar Eddy.
Mereka adalah anggota United Nation Joint Logistic Center (UNJLC) yang merupakan salah satu organisasi resmi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Irmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|