|
Sulawesi Tenggara
Polisi Sita Ribuan Karung Pupuk Bahan Bom
Senin, 18 April 2005 | 10:41 WIB
TEMPO Interaktif, KENDARI:Aparat Polsek Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara menyita 1.500 karung pupuk urea merek Oranje yang selama ini dikenal sebagai bahan baku untuk membuat bom rakitan. Dalam penangkapan itu, polisi menembak mati La Amuni, pemilik pupuk, karena melawan dan mencoba melarikan diri.
Penangkapan itu sendiri terjadi pada 15 April 2005. Namun, karena lokasi kejadian jauh dari Kota Kendari, peristiwa itu terlambat diketahui.
Kepala Polres Buton AKBP Ali Pranaka ketika dikonfirmasi mengungkapkan, pada 8 April 2005 Iptu Mustafa bersama anak buahnya menghadang KM Rahmat Indah milik La Amuni, yang memasuki perairan Pulau Wangi-wangi sekitar pukul 17.00 WITA. Namun, Amuni justru memerintahkan anak buah kapal (ABK) untuk kabur dan menabrak sampan yang ditumpangi polisi.
Karena tembakan peringatan tak mereka hiraukan, akhirnya Amuni yang terlihat masih berdiri di anjungan kapal ditembak. Dari kapal, ditemukan 1.500 karung pupuk bahan baku bom. Kini, delapan ABK ditahan di Polres Buton.
"Untuk sementara kami masih menyelidiki siapa pemilik sebenarnya ribuan karung pupuk itu," kata Ali Pranaka. Dedy Kurniawan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|