Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Tengah

Ketua DPRD Toli-toli Ditampar Ajudan Gubernur
Kamis, 17 Maret 2005 | 16:50 WIB

TEMPO Interaktif, Toli-toli:Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli, Propinsi Sulawesi Tengah, M Saleh Bantilan ditampar pipi kirinya oleh ajudan Gubernur Sulteng Aminuddin Ponulel, Jindan P. Insiden itu terjadi di Silae Beach Rabu sore kemarin (16/3) saat gubernur Aminuddin menjadi pembicara pada acara Rapat Koordinasi dengan seluruh bupati di Sulteng tentang pelaksanaan pemilihan langsung bupati/ walikota (Pilkada).

Awal kejadiannya bermula saat Ale panggilan sehari-hari Ketua DPRD Tolitoli, Saleh Bantilan menanyakan soal payung hukum seorang Bupati yang ingin kembali menjadi bupati. Pertanyaan Ale ini dijawab oleh Sekretaris Dirjen Kependudukan Depdagri Agung Mulyana. Namun jababan Agung tidak memuaskan Ale. Ia lalu meminta agar acara Rakor Pilkada ini dihadiri Mendagri. "Biar kita puas,"katanya.

Rupanya Gubernur Aminuddin tak senang dengan jawaban Ale. Gubernur Aminuddin yang dikenal bertempramental ini mengambil mikrofon dan memberi penjelasan bahwa siapapun yang hadir ditempat ini kedudukannya sama. "Mau Menteri atau wakilnya sama saja tak ada perbedaan,"kata Gubernur Aminuddin. Seakan Gubernur Aminuddin belum selesai bicara, Ale lalu mengiterupsi mengatakan maksudnya bukan begitu. Tapi Gubernur Aminuddin tak mempedulikan. Ia lalu meminta kepada siapa yang tak senang dengan acara ini disilahkan keluar.

Usai itu Gubernur menuju Toilet. Dalam menuju kamar kecil itu ia melewati Ale dan mengatakan kepada ale kalau tak puas, tunggu di luar sebentar. Jindan P yang berada di belakang Gubernur lalu menempeleng pipi kiri ketua DPRD Tolitoli. Ia juga menarik kumis panjang Ale sehingga meringis kesakitan.

Insiden itu membuat suasana Rakor menjadi gaduh. Sejumlah bupati dan penting Sulawesi Tengah sibuk menenangkan Ale. Ketua DPRD Kota Palu, Rusdi Mastura mengamankan Ale. Rusdi juga membawa Ale kehadapan Gubernur Aminuddin. "Saya minta maaf pak, ini pelajaran yang berharga buat saya,"kata Ale.

Darlis

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang penduduk Kampung Kandang, korban penyerbuan prajurit TNI diinfus melalui selang dari tabung oksigen di Lhokseumawe, Aceh, Januari 1999. Prajurit TNI menyerbu saat mereka dikumpulkan di Gedung KNPI Lhokseumawe. [TEMPO/ Setiyardi; 33D/264/2002; 20020620] Protes  oleh HMI- MPO Bogor dengan Poster bertuliskan  dari pada bertikai, mendingan tangkap Tommy Suharto di Bunderan Hotel Indonesia , November 2000 [ Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/322/2000; 20001122 ].
Korban Penganiayaan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Fraksi PKB Kecewa Sidang Ditunda
Agar Netral Depok Perlu PLT Walikota Baru
Guruh : Pimpinan PDI Perjuangan Harus Dialihgenerasikan
Jawa Tengah Dukung Alwi dan Saifullah Gugat PKB
Agung Laksono Bertele-tele Sidang Ricuh Lagi
PPP Tetap Menolak BBM Naik
Sophan : Saya Dicalonkan Anak-anak Muda
Kongres Partai Demokrat Diundur Lagi
Partai Demokrat NTB Dukung Hayono Isman
Islah dengan Tiga Syarat
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data