Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

DPRD Sulawesi Tenggara Tolak Kenaikan Harga BBM
Selasa, 01 Maret 2005 | 19:53 WIB

TEMPO Interaktif, Kendari: DPRD Sulawesi Tenggara menolak keputusan pemerintah pusat yang menaikkan harga
BBM. Sikap penolakan itu mereka sampaikan dalam dialog dengan sekitar 200 mahasiswa yang
berunjuk rasa du gedung wakil rakyat menentang kenaikan harga BBM.

"Dengan ini saya nyatakan bahwa DPRD Sulawesi Tenggara menolak keputusan pemerintah pusat
yang menaikkan harga BBM," kata Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Nur Alam di Kendari,
Selasa (1/3).

Pernyataan Nur Alam itu dikeluarkan setelah mendapat desakan dari ratusan mahasiswa yang
tergabung dalam Komite Penolakan Kenaikan Harga (KPKH) BBM yang dalam dua hari terakhir
terus melakukan unjuk rasa menentang keputusan pemerintah SBY-Kalla tersebut.

Menurut Nur Alam, sikap penolakan pihaknya itu juga dikarenakan dampak dari kenaikan harga
BBM itu akan makin menyengsarakan masyarakat khususnya yang berada di Sulawesi Tenggara.
Selain itu, wakil rakyat asal Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan bahwa dampak
keputusan menaikkan harga BBM juga semakin memicu meningkatnya eskalasi dan gesekan di masyarakat
yang dikhawatirkan akan mempengaruhi jalannya pemerintahan dan pembangunan di Sulawesi
Tenggara. Untuk itu, kata Nur Alam, tidak ada cara lain selain pemerintah pusat harus meninjau
kembali keputusannya menaikkan harga BBM.

Mendengar jawaban Nur Alam itu, ratusan massa yang merupakan gabungan delapan organisasi
intra dan ekstra kampus langsung bersorak sorai menyambutnya. "Ini baru wakil rakyat.
Jangan takut dengan eksekutif, kami ada di belakang bapak-bapak anggota dewan," kata Andre
Darmawan salah seorang pimpinan aksi mahasiswa.

Sebelumnya, sempat terjadi ketegangan ketika mahasiswa yang sudah dua hari bermalam di
pelataran gedung Dewan hendak memaksa masuk ke ruang rapat para wakil rakyat. Pasalnya,
dari 45 anggota DPRD Sulawesi Tenggara tak satupun yang bersedia menemui mereka.

Ketegangan sempat mencair ketika lima orang anggota dewan dipimpin Hasid Pedansa, wakil
rakyat dari PDIP menemui para pengunjuk rasa dan membacakan pernyataan pendapat mereka.
Sayangnya, isi pernyataan dewan itu tak memuaskan mahasiswa karena tak ada kalimat tegas
soal sikap dewan terkait kenaikan harga BBM. Setelah berdebat akhirnya Dewan mengambil sikap
menolak kenaikan BBM.

Dedy Kurniawan-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Nelayan tradisional Muara Angke membeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621]. Protes Forkot (forum kota) menolak kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak), telepon dan listrik dengan spanduk
Pompa Bensin
Protes Menolak Kenaikan BBM
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tarif Angkot dan Harga Sembako Naik
Ongkos Angkutan Umum Naik 50 Persen
Sopir Mogok dan Turunkan Penumpang
Minyak Tanah di Pandeglang Jadi Rp 1.500/Liter
Organda Buat Selebaran Kenaikan Tarif Angkutan
Pemerintah Tak Lagi Subsidi Minyak Bakar
Sopir Unjuk Rasa ke DPRD Palu
Angkot Mogok, Karyawan Terlantar di Jalan
Pengusaha Angkutan Di Tangerang akan Naikan Tarif 10-25 Persen
Pedagang Bensin Eceran Panik Jual BBM
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 110 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan DPRD
UU RI No.22 Thn.2003 Tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data