Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Minyak Tanah di Kota Palu Langka
Minggu, 27 Pebruari 2005 | 18:53 WIB

TEMPO Interaktif, Palu: Dalam kurun waktu sepekan terakhir ini, warga Kota Palu dan sekitarnya mulai
kesulitan memperoleh minyak tanah. Meski pihak Pertamina mendapat tambahan pasokan
minyak tanah sebanyak 5 ton setiap harinya tapi itu belum cukup untuk melayani warga kota
Palu yang berpenduduk 250 juta jiwa. Warga dijatah tiap harinya hanya bisa membeli maksimal
lima liter

Murniati , warga Kelurahan Besusu Tengah yang ditemui Minggu pagi (27/2) kepada
Tempo menjelaskan, sudah enam kios penjual minyak tanah yang didatanginya, namun tidak
satu pun yang berjualan. Semuanya kehabisan stok karena tidak adanya droping dari
pangkalan minyak tanah. Ibu rumah tangga yang berjualan penganan ini,
baru mendapatkan minyak tanah di Jl S Parman setelah
berjalan kaki sekitar satu kilometer.

Ny Rahma, warga Kelurahan Tatura, Palu Selatan, juga
mengeluhkan mulai langkanya minyak tanah. Beberapa kios
pengecer minyak tanah yang ada di sekitar rumahnya,
sudah didatanginya, tetapi kehabisan stok. Terpaksa ia
menggunakan sepeda motor ke pengecer-pengecer minyak
tanah dan baru mendapatkannya di persimpangan Jl Emy
Saelan dan Jl Basuki Rachmat setelah antre cukup lama.

Dari pemantauan dilapangan beberapa pangkalan minyak
tanah, seperti di kompleks Pasar Masomba, Jl Otto
Iskandardinata, Jl Suprapto dan tempat lainnya, tampak
ditutup. Drum dan jerigen-jerigen kosong menumpuk di
halaman masing-masing pangkalan minyak tanah itu.
Kalau pun ada pangkalan yang buka, mereka membatasi
waktu jualnya.

"Saya hanya mendapatkan dua jerigen kecil (20 liter)
minyak tanah di Pangkalan Pasar Masomba setelah antre
cukup lama. Kebanyakan yang tidak dapat, karena stok
sudah habis," kata Daeng Janji, pengecer minyak tanah
di Jl Dr Soetomo.

Mulai langkanya minyak tanah di pasaran Kota Palu itu,
juga membingungkan Pemerintah Kota Palu, Sebab, saat
ini Kota Palu dan Donggala mendapat tambahan pasokan
minyak tanah sebesar 5 ton setiap harinya dari pihak
Pertamina. Dengan tambahan itu total stok minyak
tanah untuk Kota Palu dan Donggala menjadi 124 ton per
harinya.

Darlis-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rencana Kenaikan BBM Belum Pengaruhi Susu Kemasan
Purnomo: Kenaikan BBM Mencapai 29 Persen
Presiden Yudhoyono Rela Tak Populer Karena BBM
DPR Belum Setujui Kenaikan BBM
Perguruan Tinggi Dilibatkan Awasi Penggunaan Dana Kompensasi BBM
Maret, BBM Naik
PDIPP Tolak Kenaikan Harga BBM
Kenaikan BBM Sebelum 15 April 2005
Pemerintah akan Tindak Tegas Penimbun BBM
Pemerintah Sudah Siap Menaikkan BBM
> selengkapnya...


Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data