Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Selatan

120 Mantan Prajurit Cadangan Tuntut Uang Pesangon
Jum'at, 25 Pebruari 2005 | 15:09 WIB

TEMPO Interaktif, Makasar: Sebanyak 120 prajurit cadangan wajib (PCW) Kodam VII Wirabuana menuntut uang pesangon yang belum dibayar sejak masa kerja berakhir 2002 lalu. Total uang yang belum dibayar Rp 936 juta. Puluhan dari mereka berunjuk rasa di DPRD I Sulawesi Selatan, Jumat (25/2).

Beberapa upaya telah dilakukan untuk memperoleh hak meraka, seperti mendatangi Kodam VII Wirabuana, Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, sampai ke bagian anggaran negara Departemen Luar Negeri. Bahkan departemen luar negeri pernah menjanjikan merealisasikan pesangon mereka pada 29 Oktober 2004, tapi tak kunjung terbukti.

Di gedung dewan, mereka diterima Zainal Abidin dari Fraksi PKS dan Fahruddin dari PPP, dari Komisi A. DPRD berencana bertemu dengan pihak dari Kodam VII Wirabuana.

Dari 120 prajurit cadangan wajib, tiga orang diantaranya telah meninggal dunia. Namun keluarga mereka tetap berharap pesangon mereka dapat dibayarkan atas pengabdian mereka dari 1997 hingga 2002.

Selama dua tahun ini, mereka telah berjuang menuntut uang pesangon mereka Rp 7,8 juta per orang. Mereka sudah pernah akan diberi pesangon, tapi jumlahnya hanya Rp 600 ribu per orang. "Kami jelas menolak karena tidak sesuai dengan surat keputusan, kami juga punya NRP sama dengan prajurit TNI," jelas Sumarlin, salah seorang mantan prajurit cadangan yang menuntut.

PCW ini dibentuk pada 11 November 1997 untuk membantu tentara jika diperlukan, dengan masa tugas lima tahun. Mereka diambil dari beberapa petugas keamanan dari perusahaan-perusahaan dan juga yang merupakan tamatan sekolah menengah umum (SMU).

Irmawati

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Anggota ABRI/ tentara sedang berbaris di lapangan parkir timur Senayan, Jakarta, 1996 [TEMPO/ Bodi CH; R1A/335/1996; 20010321]. Tentara Kodam Jaya saat latihan dengan perahu karet di Pantai Tangerang. [TEMPO/  Rini PWI; 32D/033/2001; 20010207].
Tentara Kodam Jaya
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Panglima TNI: Saya Tidak Mau Mendikte Presiden
Letnan Jenderal Djoko Santoso, KASAD Baru
Masih Ada 3.000 Militer Asing di Aceh
Ryamizard: Jangan Jadi Bangsa Pemimpi
Panglima TNI Tidak Setuju Persyaratan GAM
Da'i Bachtiar Tolak Penggabungan Polri dan TNI di bawah Dephan
Tentara Diduga Selundupkan Kayu di Papua
Kapolri: TNI dan Polri Tidak akan Disatukan
Presiden Tetapkan Tiga Kepala Staf TNI
Da'i: Perlu Aturan Pelaksana Kerja sama TNI dan Polri
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Website

TNI
TNI Angkatan Darat
TNI Angkatan Udara
TNI Angkatan Laut
Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data