Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Gubernur Sultra Dilaporkan ke KPK Soal Genset
Rabu, 16 Pebruari 2005 | 23:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tiga lembaga swadaya masyarakat (LSM), yaitu Indonesia Corruption Watch (ICW), Pro Demokrasi (Prodem) Sulawesi Tenggara, dan Fitra melaporkan dugaan korupsi gubernur dan beberapa pejabat di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (16/2). Mereka diterima anggota Divisi Pengaduan KPK Sukris Prayitno.

Dalam laporannya, ketiga LSM menyebutkan, ada dugaan markup senilai Rp 20 miliar dalam pengadaan dan pemasangan genset oleh Gubernur Sultra Ali Maza. Sebab, dia menunjuk langsung PT Pramindo Sapta Utama untuk membangun pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Kabupaten Kendari dan Kabupaten Konawe.

Pada 7 Oktober 2003, Ali Maza menunjuk Pramindo untuk melaksanakan pembangunan PLTD tahap pertama dengan dana Rp 7.500.000.000 dan pada 7 Juni 2004 kembali menunjuk perusahaan itu untuk melanjutkan pembangunan tahap kedua dengan dana Rp 20.698.700.000. Total dana yang dikeluarkan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah Rp 28.128.700.000.

Menurut Koordinator Informasi Publik ICW Adnan Topan Husodo, selain mempermasalahkan penunjukan langsung terhadap Pramindo, pemerintah daerah juga tidak pernah menjelaskan berapa banyak genset yang harus dibeli dan dipasang dengan alokasi anggaran sebesar itu.

Dari dokumen commercial invoice yang diperoleh ketiga LSM, diketahui mesin genset yang dibeli empat buah dengan merek Deutz. Mesin ini dibeli dari Jerman melalui agen Deutz di Asia Pasifik yang berbasis di Singapura. Harga satu unit genset 150 ribu euro (pada Mei 2004, satu euro sama dengan Rp 11.275.14), sehingga kalau dijumlahkan, harga empat genset 600 ribu euro atau Rp 6.765.084.000. Untuk aksesori genset bermerek Mistral harganya US$ 36 ribu (Rp 346.140.000).

"Kalau ditotalkan, harga pembelian genset dengan aksesori hanya berjumlah Rp 7.111.224.000, atau masih ada sisa anggaran Rp 20.851.944.000 yang tidak jelas peruntukannya," kata Adnan.

Sunariah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terdakwa kasus korupsi Pertamina dalam proyek pembangunan kilang minyak exor Balongan, Tabrani Ismail memberikan penjelasan kepada hakim ketua dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 9 Oktober 2003. [TEMPO/Santirta M; K18A/449/2003; 20031009]. Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset dengan memasang foto Ketua DPR, Akbar Tandjung di samping perangkap tikus di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025].
Tabrani Ismail di PN Jakpus
Protes Anti Korupsi
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

20 Pejabat Sumsel Diperiksa Terkait Kasus PON
Kejati Maluku akan Panggil Bupati dan Mantan Bupati Maluku Tengah
Gubernur Jateng Usul Penyelesaian Hukum atas Kasus Bupati Temanggung
Dua Kelompok Massa Unjuk Kekuatan di Pengadilan Negeri Serang
19 Anggota DPRD Buol Jadi Tersangka Korupsi
Saksi: Pemerintah Daerah Kreatif Soal Anggaran
DPP PDIP Kumpulkan Tersangka Kasus Korupsi APBD Bali
PN Semarang Gelar Sidang Korupsi 11 Mantan Anggota DPRD
Kejari Solo Perpanjang Penahanan Mantan Pimpinan DPRD
Kejaksaan Perpanjang Masa Penahanan Pimpinan DPRD Solo
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data