Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Tenggara

Ketua KPU Konawe Ditahan Kejaksaan
Sabtu, 29 Januari 2005 | 12:05 WIB

TEMPO Interaktif, Kendari: Ketua KPU Kabupaten Konawe, Rahmat Sorau ditahan aparat kejaksaan negeri setempat menyusul terungkapnya kasus dugaan penggelembungan anggaran Pemilu 2004 sebesar Rp 72 juta sesuai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain Rahmat
Sorau, kejaksaan juga menahan Sekretaris KPU Konawe
Mukti Ratoma atas tuduhan yang sama. Keduanya ditahan
berdasarkan surat perintah penahanan yang dikeluarkan
Kejari Konawe nomor Print-69/R.314/01/2005.

"Keduanya memang sudah kami tahan atas tuduhan
terlibat mark up dana Pemilu tahun lalu," kata Pejabat Sementara Kajari Konawe, Arif Suryana kepada Tempo di Kendari, Sabtu (29/1).

Menurut Arif, dalam proses penahanan kedua pejabat KPU
itu, pihaknya meminta bantuan dari Polres Unaaha.
Kedua pejabat yang sudah berstatus tersangka itu
dijemput jaksa dan polisi di kantor KPU Konawe dan
langsung dinaikkan ke mobil tahanan kejaksaan.

Penyidikan kasus ini sudah dimulai Kejari Kabupaten
Konawe terhitung sejak April 2004. Selain kejaksaan, aparat kepolisian juga ikut mengusut kasus tersebut. Namun berbeda dengan temuan BPKP, polisi justru menemukan bukti angka korupsi yang diduga dilakukan Rahmat Sorau mencapai Rp 112 juta.

Arif mengatakan, sesuai aturan yang dikeluarkan KPU
Pusat, segala bentuk kebutuhan KPU di daerah yang
nilainya di atas Rp 5 ribu, proses pengadaannya harus
dilakukan melalui kontrak.

Persoalannya, aturan itu justru tidak dlaksanakan
para tersangka. Segala perlengkapan pembelian barang
seperti alat tulis kantor (ATK), pin dan topi malah
dikelola sendiri.

"Di sinilah letak kesalahan sehingga kedua tersangka
itu diduga kuat telah korupsi," ujar Arif
sembari menambahkan, kedua tersangka itu akan ditahan selama kurang lebih 20 hari.

Dedy Kurniawan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Prof Dr Ramlan Surbakti MA (tengah) saat jumpa pers pembukaan pendaftaran calon peserta perseorangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dimulai 8 Juli - 14 Juli 2003 dan pengambilan formulir bagi Partai Politik (Parpol) mulai 9 Juli - 9 Oktober 2003 di Kantor KPU, Jakarta, 3 Juli 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K16A/318/2003; 20030729]. Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Prof Dr Ramlan Surbakti MA (kiri) dan Mulyana W Kusumah saat jumpa pers pembukaan pendaftaran calon peserta perseorangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dimulai 8 Juli - 14 Juli 2003 dan pengambilan formulir bagi Partai Politik (Parpol) mulai 9 Juli - 9 Oktober 2003 di Kantor KPU, Jakarta, 3 Juli 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K16A/318/2003; 20030729].
Ramlan Surbakti
Ramlan Surbakti dan Mulyana W Kusumah
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Terdakwa Akui Dana Keagamaan Dipakai untuk Kampanye Pemilu
Kejaksaan Tinggi Periksa Bupati Flores Timur
Sidang Perkara Korupsi Let Let Dan Walla Dimulai
Jaksa Agung Tunda Kasus Korupsi Gubernur Sumatera Barat
Kejaksaan Akan Tahan Walikota Bengkulu
Korupsi Dana Pengungsi Dilaporkan ke Menko Kesra
Hakim untuk Letlet dan Walla, Ditetapkan
Wakil Walikota Bogor Bebas
Jaksa Agung Bantah Perintahkan Kajati Cari Perkara Korupsi
Sampoerna Foundation Bangun 100 Sekolah Darurat
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi
Mahkamah Konstitusi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data