|
Sulawesi Utara
Tiga Korban Tewas Karena DB di Sulut
Kamis, 27 Januari 2005 | 14:16 WIB
TEMPO Interaktif, Menado:Selama bulan Januari ini sebanyak tiga warga meninggal akibat penyakit demam berdarah di Sulawesi Utara. Dua warga meninggal di Kota Madya Bitung dan satu lagi di kota Manado. Dan jumlah penderita demam berdarah di dua daerah tersebut terus bertambah.
"Sampai saat ini sudah 91 warga menderita demam
berdarah," kata pejabat di Dinas Kesehatan Sulawesi
Utara Dokter Roy George, Kamis (27/1). Paling banyak
penderita berada di Manado, yakni 51 kasus dan di
Bitung 21 kasus.
Jumlah kasus demam berdarah bulan Januari ini lebih
banyak dibandingkan Januari tahun lalu. Bulan Januari
2004 jumlah penderita demam berdarah tercatat 13
kasus. Sedangkan Januari 2003 sebanyak 39 kasus.
Adapun jumlah penderita demam berdarah selama tahun
2004 di Manado sebanyak 121 kasus, tiga diantaranya
meningal dunia.
Daerah lain yang juga warganya sudah menderita demam
berdarah selama bulan Januari ini antara lain
Kabupaten Minahasa Selatan 10 kasus, Minahasa Utara 5,
Minahasa 3 dan Tomohon 1 penderita. Selama musim
penghujan ini, upaya pencegahan yang harus selalu
dilakukan adalah pembasmian sarang nyamuk.
"Pembasmian sarang nyamuk yang paling penting
dilakukan," ujar Roy.
Menurut dia, selain pembasmian sarang nyamuk, perlu
dilakukan karena virus demam berdarah ditularkan
nyamuk. Cara lain untuk mengurangi nyamuk penyebab
demam berdarah adalah dengan pengasapan. Lokasi-lokasi
yang rawan disemprot untuk mengusir nyamuk.
Verrianto Madjowa
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|