Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Utara

Gempa Guncang Manado
Kamis, 06 Januari 2005 | 11:53 WIB

TEMPO Interaktif, Manado: Gempa berkekuatan 5,4 pada skala Richter (SR) menggoyang Manado, Sulawesi Utara, Kamis (6/1) dini hari. Pusat gempa berada di 0,45 Lintang Utara dan 124,94 Bujur Timur. "Jaraknya sekitar 120 kilo meter arah Selatan Manado," kata Koordinator Badan Meteorologi dan Geofikasi Sulawesi Utara, Subardjo.

Menurut Subardjo, pusat gempa ini berada di Laut Maluku, dengan kedalaman 30 kilometer. Gempa ini menggoyang Manado sekitar pukul 02.12 Wita.

Sehari sebelumnya, sekitar pukul 18.30 juga telah
terjadi gempa berkekuatan 4,9 SR. Gempa ini terjadi di
Laut Maluku, pada episentrum 0,61 Lintang Utara dan
125,29 Bujur Timur.

Menyusul terjadinya bencana tsunami di Aceh dan
Sumatera Utara, Subardjo mengingatkan, agar warga
Sulawesi yang tinggal di pesisir waspada. Bila ada tanda-tanda air laut surut setelah gempa, sebaiknya menyingkir ke tempat yang lebih tinggi.

Hal ini didasarkan pada kondisi geologis Kota Manado
atau Sulawesi yang sangat rentan gempa. "Secara geologis daerah ini jauh lebih rentan terhadap bencana dan tsunami," ujarnya.

Dia mengatakan di Sumatera gempa terjadi karena adanya
pertemuan lempeng Australia dan patahan Sumatera.
Sedangkan di Sulawesi dan Maluku ada beberapa pembangkit gempa, seperti lempeng Eurasia, Pasifik dan Filipina serta lempeng Halmahera dan Sangihe.

Selain itu, ada penyebab gempa lain yaitu patahan Gorontalo, yang memanjang dari arah barat laut ke tenggara, memotong daerah Kwandang, terus ke laut. "Ini lebih kompleks dan berpotensi menimbulkan bencana," kata
Subardjo. Selanjutnya masih ada patahan dari lepas pantai Sulawesi ke arah tenggara dan selatan dan patahan Sorong yang memanjang dari Banggai sampai Papua.

Verrianto Madjowa

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang anak laki-laki di depan rumahnya yang rusak akibat gempa bumi di Kelurahan Kebun Belen, Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/396/2000; 2000/07/26]. Seorang anak laki-laki di depan rumahnya yang rusak akibat gempa bumi di Kelurahan Kebun Belen, Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/396/2000; 2000/07/26].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden: Kuatkan Solidaritas ASEAN untuk Atasi Bencana
US$ 977 Juta untuk Enam Bulan Pembangunan Kembali
Pemerintah Arab Saudi Kirimkan Bantuan untuk Aceh
Apel Pagi Pertama di Banda Aceh
Gempa di Aceh Masih Sering Terjadi
Hari Ini Mendagri Kunjungi Nias
Kejaksaan Agung : Tersangka dan Terdakwa Korban Tsunami Aceh Bebas Demi Hukum
Giliran ISPA Menyergap Pengungsi
Gubernur Sumut Kecam Pencatut Namanya
Malaysia Berkomitmen Bantu Indonesia
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data