|
Sulawesi Tengah
Polisi Poso Lakukan Razia Besar-Besaran
Rabu, 05 Januari 2005 | 17:25 WIB
TEMPO Interaktif, Poso: Aparat Kepolisian Poso melakukan razia besar-besaran dalam kota Poso menyusul ledakan bom dalam tiga hari belakangan ini. Razia yang dipimpin langsung Kapolda Sulteng Brigjend Polisi Aryanto Sutadi berhasil menemukan sejumlah bom, amunisi dan senjata api rakitan. Sejumlah rumah yang dicurigai masih menyimpan bahan berbahaya tersebut diperiksa aparat polisi.
Dari hasil razia, polisi menemukan sejumlah barang-barang berbahaya di rumah salah seorang warga tidak jauh dari rumah rutan Poso. Polisi menemukan dua pasang sepatu lars, lima bom rakitan, satu pucuk senjata api rakitan laras pendek, tiga kilogram pupuk Puradan, satu charger baterai, satu botol campuran mesiu, satu tumpukan timah, satu buku, satu arit dan satu kaos loreng.
Polisi juga menahan seorang pemuda bernama Jajang
Undri Safii, 21 tahun, mahasiswa Universitas Sintuwu Maroso Poso yang diduga sebagai pemilik bahan-bahan berbahaya tersebut. Hingga kini Jajang, masih dimintai keterangannya di Polres Poso.
Kapolda Brigjen Pol. Arianto Sutadi mengatakan sedang mengembangkan penemuan tersebut. " Kita akan kembangkan penemuan ini apakah ada kaitannya dengan aksi-aksi yang terjadi selama ini di Poso," katanya, Rabu (5/1)
Setelah menemukan barang-barang berbahaya di rumah
Jajang, polisi meneruskan pencarian mereka dengan
menggeledah sejumlah rumah warga lainnya. Di sebuah
rumah yang ditinggalakan penghuninya, masih di Kelurahan Gebangrejo, aparat menemukan bahan berbahaya dalam jumlah banyak. Di rumah tersebut, polisi menemukan dua pucuk senpi laras panjang, satu pucuk senpi laras pendek, satu tas amunisi, satu buah magazen, cukup banyak peluru dengan berbagai ukuran, serta benda-benda lainnya. Sayangnya aparat tidak berhasil menemukan pemilik barang-barang itu, karena saat penggeledahan rumah kosong.
Darlis
INDEKS BERITA LAINNYA :
|