|
Sulawesi Tengah
Pembacok Pendeta Poso Ditangkap
Minggu, 26 Desember 2004 | 15:39 WIB
TEMPO Interaktif, Poso: Seorang dari lima tersangka pembacok Pendeta Jemry T Balino, 30 tahun dan jemaatnya Jhoni Teger, 23 tahun, ditangkap polisi Poso Sabtu (25/12). Tersangka ditengarai sebagai warga Tokorondo, kecamatan Poso Pesisir beriinisial SM, 37 tahun.
Kapolres Poso, AKBP Abdi Darma saat dikonfirmasi pada
Minggu (26/12) mengatakan, SM ditangkap saat polisi mengejar lima pelaku pembacokan Pendeta Jemry. Yang bersangkutan tak bisa menjawab saat polisi menanyai keperluan dia di Masani, tempat kejadian perkara. "Polisi
berkepentingan menahan SM sesuai dengan UU darurat
karena ia di curigai," ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, pelaku pembacokan berjumlah lima orang. Dua diantaranya sebagai pelaku utama, sedangkan tiga lainnya bersembunyi dalam semak-semak. Satu diantaranya membawa senjata api.
Saat ini sudah empat orang saksi yang diperiksa. Namun
hingga kini pihaknya belum bisa mengetahui motif
penmbacokan.
Jumat pagi (24/12) sehari menjelang perayaan Natal
Pendeta Jemry diserang orang tak dikenal di Jalan Irigasi
Desa Pantangolemba. Warga desa Masani ini, pagi itu
hendak ke desa tetangga, Pantangolemba untuk ibadah. Di tengah jalan ia dihadang dan langsung dibacok. Akibatnya Jemry menderita pendarahan serius karena luka bacokan di bagian mulut. Sedangkan Jhoni Teger terkena bacokan di bagian punggung kiri dan kanan. Keduanya kini dirawat
di rumah sakit umum Poso.
Kapolda Sulteng Brigjend Polisi Ariyanto Sutadi
mengatakan, menurut laporan saksi di lapangan, pelakunya
adalah orang bertubuh tegap dan berambut cepak. Pelaku
juga memakai pakaian personil Brimob. "Tapi setelah saya cek dilapangan tak ada anggota kami yang melakukan hal
itu," katanya.
Keterangan dari keluarga korban Sumiati mengatakan
Jemry, pada Kamis malam, berada di desa Kangkura untuk
keperluan ibadah. "Karena hujan cukup lebat maka
korban memutuskan menginap di rumahnya," kata Sumiati.
Pagi harinya baru korban pulang ke Pantangolemba untuk
mengembalikan motor yang dipakai. Namun di tengah jalan ia dihadang dan dibacok.
Darlis
INDEKS BERITA LAINNYA :
|