|
Kendari
Sebanyak 1.800-an Pegawai Honor Ancam Mogok Kerja
Minggu, 12 Desember 2004 | 13:46 WIB
TEMPO Interaktif, Kendari:Sebanyak 1.840 pegawai kontrak di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara mengancam mogok kerja. Ancaman itu keluar menyusul sikap pemerintah setempat yang belum membayar honor mereka selama enam bulan berturut-turut.
"Kami ini juga punya tanggungan istri dan anak. Kalau cuma sebulan, kami masih mau mengerti tapi ini sudah enam bulan honor kami belum dibayar. Kan keterlaluan
namanya," kata Koordinator Forum Komunikasi Pegawai Honor Tidak Tetap (orkom PHTT) Kabupaten Konawe A.Asis Akbar Saepi kepada di Konawe, Mingu (1212).
Menurut Asis, keberadaan pegawai honor seperti dirinya telah diakui secara resmi, melalui surat keputusan bupati. Karena itu, pihaknya merasa memiliki dasar hukum yang cukup kuat untuk menuntut pembayaran honor Juli-Desember 2004 belum dibayar, yang belum dibayar itu. "Masak hak kami tidk dibayar padahal semua kewajiban
sudah kami penuhi," ujarnya.
Kepala Badan Komunikasi dan Informasi Pemerintah Kabupaten Konawe, Djumardin ketika mengakui soal belum dibayarnya honor itu. Namun, ia meminta agar para pegawai kontrak tidk melakukan aksi mogok. Selain akan memacetkan seluruh aktifitas perkantoran pemerintah, pelayanan kepada masyarakat juga terganggu. "Inikan bisa dibicarakan secara baik-baik," katanya.
Dedy Kurniawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|