Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Universitas Gorontalo Terpaksa Diliburkan
Sabtu, 04 Desember 2004 | 16:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menyusul serangan massa pendukung Wali Kota Gorontalo Medi Botutihe ke kampus Universitas Negeri Gorontalo, aktivitas akademi di sana diliburkan sementara. "Mudah-mudahan pekan depan proses kuliah sudah bisa jalan," kata Rektor Universitas Negeri Gorontalo Nelson Pomalingo, Sabtu (4/12).

Menurut dia, mahasiswa belum leluasa kuliah dan secara psikologis masih tertekan. Kondisi kampus saat ini masih dalam penjagaan aparat keamanan. Sedangkan kerugian dengan terjadinya serangan masih dihitung. Akibat serangan sedikitnya 10 mahasiswa luka-luka.

Menurut Nelson, pemicu serangan adalah masalah rumah makan. Massa pendukung wali kota masuk dari bagian depan dan belakang kampus. Mereka yang merangsek dari bagian belakang leluasa lantaran melintasi rumah pribadi wali kota Medi.

Kronologis serangan sekitar pukul 11.00, Kamis (2/12). Sebanyak 8 truk pendukung wali kota datang dari arah Jalan Panjaitan dan Balai Kota. Saat itu, mahasiswa sedang mengikuti ujian.

Tanpa ada yang menghalangi, massa masuk dengan menenteng senjata tajam. Perlawanan dari jarah jauh, ruang rektorat, dilakukan sejumlah mahasiswa. Sekitar pukul 13.00, massa menguasai kampus dari gerbang pintu belakang. Perang batu tak terhindarkan. Mahasiswa banyak yang luka terkena lemparan batu.

Suasana belum mereda, Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad tiba di lokasi. Kericuhan kian memanas. Mahasiswa memberi perlawanan dengan menyerang bagian belakang rumah wali kota dengan lemparan batu dan botol-botol berisi bensin. Rumah makan APO yang menjadi pangkal persoalan dibakar.

Verrianto Madjowa-Tempo News Room


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pedagang Pasar Tanah Abang Kecam PD Pasar Jaya
Muhammadiyah Desak Pemerintah Tuntaskan Kasus Munir
Penyiaran Butuh Lembaga Independen
"Kasus Kematian Munir Kriminal"
Poltabes Pekanbaru usut kematian korban mutilasi
PRT Sekarat Dibacok di Tangerang
Tim Investigasi Kasus Munir Polri : 31 Orang Sudah Diperiksa
Polis Periksa 10 Saksi Lagi dalam Kasus Munir
Mahasiswi Unsoed Purwokerto Ditemukan Membusuk
Warga Blokir Akses ke Proyek Pasar Keputran
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 10 Tahun 2001 Tentang Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Bidang Pertanahan
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
UU RI No.22 Thn.1999 Tentang Pemerintahan Daerah
> selengkapnya...

Website

Departemen Dalam Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Awa! Ranjau Paku di Sekitar Anda!
Pemerintah Anggarkan Dana Otonomi Khusus Rp 8 Triliun
Bayi Perempuan Matt Damon
Warga Pakistan Aniaya Perempuan
Pemekaran Tidak Serius Bebani Keuangan Negara

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data