|
Sulawesi
Polisi Usut Penyerang Kampus Universitas Gorontalo
Jum'at, 03 Desember 2004 | 15:15 WIB
TEMPO Interaktif, Menado/b>:Pihak kepolisian masih melakukan pengusutan dan menginventaris para pelaku penyerangan ke Kampus Universitas Negeri Gorontalo, Kamis kemarin. "Kami sedang menginventaris siapa-siapa yang terlibat," kata Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Gorontalo, Komisaris Besar Polisi Suhana Heriawan, Jumat (3/12).
Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Nelson Pomalingo, mengatakan kampus diserang ratusan massa yang sebagian preman. Massa merusak sejumlah fasilitas antara lain, laboratorium, ruang kuliah dan kantor pusat. "Kaca banyak yang pecah, alat laboratorium masih utuh," katanya. Akibat serangan kelompok massa, sejumlah fasilitas belajar mengajar di kampus itu rusak berat. Sembilan orang mahasiswa terluka dan dirawat di Rumah Sakit Aloe Saboe. Karena rumah sakit tak aman, mahasiwa yang luka-luka itu dikeluarkan lagi. “Di rumah sakit pun diserang preman”, keluh Nelson.
Yang datang menyeruduk kampus itu diduga massa seorang pejabat lokal, yang berselisih dengan mahasiswa. Ratusan mahasiswa, kini bersiaga di kampus mereka yang cuma berbatasan pagar dengan rumah sang pejabat. Jumat siang tadi, mahasiswa bergerak ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, menuntut sang pejabat mundur.
Verrianto Madjowa ---Tempo
| |
|
|
|
|
 |
![Petani dari daerah Jawa Barat bersama mahasiswa melakukan unjuk rasa menentang Rencana Undang-Undang Perkebunan (RUU Perkebunan) dengan melakukan longmarch dari Masjid Istiqlal di Bundaran HI, Jakarta, 8 Juni 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040608].](/hg/photostock/2004/12/02/s_AB04060811_high_thumb.jpg) |
| Unjuk Rasa Menolak Impor Udang
|
|
| Unjuk Rasa Menentang RUU Perkebunan
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|