Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Preman Serang Kampus Universitas Gorontalo
Kamis, 02 Desember 2004 | 23:15 WIB

TEMPO Interaktif, Manado: Kampus Universitas Negeri Gorontalo diserang ratusan massa pendukung Walikota Gorontalo Medi Botutihe. Mereka datang dengan menggunakan lima buah kendaraan truk, Kamis (2/12). Massa yang sebagian preman ini merusak sejumlah fasilitas belajar mengajar, antara lain laboratorium, ruang kuliah dan kantor pusat.

?Tujuh mahasiswa dirawat rumah sakit,? kata Rektor Universitas Gorontalo Nelson Pomalingo, Kamis (2/12). Mahasiswa yang mengalami luka-luka tersebut diserang
saat kuliah. Tiba-tiba datang sekelompok orang yang membawa senjata tajam dan mulai memecahkan kaca di sejumlah ruangan. Akibatnya, ratusan mahasiswa lari kocar-kacir menyelamatkan diri dengan adanya serangan tersebut. ?Ada yang ditikam,? ujarnnya.

Penyerangan ini buntut dari persoalan kebijakan Pemerintah Kota Gorontalo menyangkut rumah makan. Pemerintah tidak setuju adanya rumah makan didekat Kampus Universitas Gorontalo. Hal ini menimbulkan protes sejumlah mahasiswa.

Direktur Reserse dan Kriminal Kepolisian Daerah Gorontalo Ajun Komisaris Besar Polisi Hendra Supriatna mengatakan sekelompok massa telah menyerang kampus Universitas Gorontalo. Para penyerang ini berasal dari pendukung Walikota Gorontalo Medi Botutihe. ?Kampus diserang pendukung Walikota,? kata Hendra ketika dihubungi Tempo.

Menurut dia, sebelum terjadinya serangan, sejumlah mahasiswa melakukan demo ke Walikota Gorontalo. Mahasiswa menuntut mundurnya walikota, lalu sekelompok
massa yang mendukung Walikota melakukan aksi balasan di Kampus Universitas Gorontalo. ?Tidak diketahui siapa yang menggerakkan mereka,? ujarnya.

Verrianto Madjowa?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Pendidikan Perkuat Pengawasan Internal Buat Berantas Korupsi
Aktifis Desak Perda Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
Pemekaran Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Belum Final
TK Akan Digabung dengan SD
Perangkat Sosial Cegah Terjadinya Terorisme
FPI Akan Terus Sweeping Tempat Hiburan
Ketua Muhammadiyah Minta Aksi FPI Dihentikan
Pemerintah Godok Subsidi Silang Pendidikan
Gus Dur: Kasus Sang Timur Berbau Politik
Ratusan Murid SD Tolak Pornografi
> selengkapnya...


Website

Departemen Pendidikan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data