Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Utara

Kasus Kekerasan Perempuan Tinggi
Kamis, 25 November 2004 | 12:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Selama bulan Januari hingga Oktober 2004 telah terjadi 334 kasus kekerasan terhadap perempuan di Sulawesi Utara. "Penganiayaan merupakan kasus paling tinggi," kata Koordinator Pelaksana Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Vivi George, Kamis (25/11).

Menurut Vivi, selain penganiayaan, kasus lainnya yang
cukup menonjol adalah perkosaan, pencabulan, penjualan
(traficking), perselingkuhan dan pembunuhan.
Sebelumnya, pada tahun 2003, Lembaga Swadaya
Masyarakat Swara Parangpuan Manado mendata sebanyak
577 kasus kekerasan pada perempuan. Tahun 2002
tercatat 376 kasus.

Untuk menyebarluaskan pemahaman tentang segala bentuk
kekerasan yang dialami perempuan, dilakukan kegiatan
kampanye 16 hari. Kampanye ini dimulai Kamis 25/11. Di
Manado, kegiatan ini dipusatkan di Taman Kesatuan
Bangsa.

Menurut Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Provinsi Sulawesi Utara Hetty Geru, tingginya kasus kekerasan
terhadap perempuan di Sulawesi Utara ini harus
dihapus. Ini membutuhkan kerja sama, misalnya melalui
kegiatan kampanye anti kekerasan. "Kasus-kasus ini
perlu dievaluasi untuk dicari akar penyebabnya,"
ujarnya.

Menurut Hetty dari tahun ke tahun kegiatan kampanye
ini mendapat respon beragam. Tahun ini kampanye anti
kekerasan bukan hanya melibatkan sejumlah LSM, tapi
juga pemerintah.

Di Indonesia, kasus kekerasan terhadap perempuan
cukup tinggi. Data yang dikumpulkan Komnas Perempuan,
tahun 2001 terjadi 3169 kasus. Jumlah ini meningkat
menjadi 5163 kasus di tahun 2002. Tahun 2003 kasus
meningkat lagi menjadi 5934. "Melalui kampanye anti
kekerasan ini diharapkan pemerintah, aparat penegak
hukum, aktivis HAM perempuan kerja bersama dan
bersinergi mendukung kegiatan ini,"kata Nanen dari
Komnas Perempuan.

Kegiatan kampanye ini bukan hanya di Indonesia. Tapi
juga diselenggarakan di seluruh dunia untuk mendorong
upaya-upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan.
Kampanye internasional ini dicetuskan tahun 1991 pada
Women's Global Leadership Institute yang disponsori
Center for Women's Global Leadership. Setiap tahun
kegiatan berlangsung tanggal 25 November. Ini
merupakan hari internasional penghapusan kekerasan
terhadap perempuan. Kegiatan berlangsung hingga 10
Desember yang merupakan hari HAM internasional.

Selang waktu 16 hari ini terdapat juga kegiatan hari
AIDS sedunia tanggal 1 Desember. Hari internasional
untuk penghapusan perbudakan tanggal 2 Desember dan
tanggal 3 Desember sebagai hari internasional
penyandang cacat. Selain itu, tanggal 5 Desember
diperingati sebagai hari internasional bagi
sukarelawan dan 6 Desember hari tidak ada toleransi
bagi kekerasan terhadap perempuan.

Verrianto Madjowa




INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kekerasan Seksual Dalam Rumah Tangga di NTB Meningkat
Empat Tahanan Kabur dari LP Mataram
Seorang Guru Terancam Hukuman Seumur Hidup
VCD Bajakan Film Buruan Cium Gue Laku Keras
Lokalisasi PSK di Manado Perlu Dikaji
Polisi Usut Pelecehan Panitia 17 Agustus
Artis Faisal Dihukum Lima Tahun Penjara
Buruh Migran Diperkosa Agennya
DPRD Didesak Buat Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, Koalisi Perempuan Gelar Aksi Seribu Payung
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data