Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Polda Sulteng Tangkap Pelaku Penembak Misterius Poso
Rabu, 10 November 2004 | 14:56 WIB

TEMPO Interaktif, Palu:
Aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah telah menangkap dua tersangka pelaku penembak misterius yang sepekan terakhir beraksi di kabupaten Poso.

Aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah telah menangkap dua tersangka pelaku penembak misterius yang sepekan terakhir beraksi di kabupaten bekas konflik Poso. Satu diantaranya yang diduga kuat memenggal kepala Carminalis Ndele (45) kepala Desa Pinedapa,kecamatan Poso Pesisir. Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Ariyanto Sutadi kepada wartawan Rabu ini mengatakan dua pelaku penembak gelap tersebut berinisial ALP dan AM. ALP kata Kapolda diduga kuat melakukan pembunuhan terhadap Kepala Desa Pinedapa Carminalis. Kapolda mengatakan itu karena ALP yang menjemput kepala desa Pindepa itu di rumahnya pada malam kejadian, Kamis malam lalu.

Selain itu kata Kapolda sejumlah saksi yang diperiksa berkaitan dengan pembunuhan Carminalis menyatakan dugaan pemubunuhan keada diri ALP. "Saksi menyatakan ciri-ciri pelaku pembunuhan sama dengan diri ALP," ujar Kapolda. Sutadi menambahkan ALP ditangkap pihak Polres Poso dan kini dibawah di MAaolda Sulteng untuk penyidikan. Sayang para Wartawan dilarang meminta keterangan ALP. Ini dilakukan kata Kapolda Sulteng agar tim penyidik lebih konsetrasi.

Satu lagi penembak misterisu Poso ditangkap berinisial AM. Ia diduga melakukan penembakan di gereja Bethani Jl. P Kalimantan Poso yang melukai seorang penjaga gereja dan merusak dinding depan gereja tersebut, dua pekan lalu. Kini tersangka diamankan di Mapolda Sulteng. Kapolda belum bisa memberikan keterangan lebih jauh tengan motif pembunuhan dan penembakan tersebut. Soal isu yang beredar di Poso mengatakan pembunuhan tersebut berkaitan dengan pembagian dana pengungsi yang tak merata, Kapolda tak menampik itu. "Mungkin saja tapi juga mungkin berkait dendam pribadi" katanya.

Darlis-Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data