Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Tengah

Pendeta Damanik Bebas
Selasa, 09 November 2004 | 16:05 WIB

TEMPO Interaktif, Palu: Pulahan orang menyambut pembebasan bersyarat Pendeta Rinaldy Damanik di rumah
tahan Maesa Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa pagi (9/11). Massa bercampur dengan jemaat Pendeta Rinaldy beserta keluarga Pendeta Damanik. Sejumlah pendeta juga ikut menjemput mantan Koordinator Crisis Center Gereja Kristen Sulawesi Tengah (CC GKST) ini.

Massa yang sudah berdatangan sejak pukul 8.00 wita,
rela menunggu lama, meskipun Abang --demikian panggilan
akrab Pendeta Damanik-- baru keluar dari penjara pukul
11.00 wita.

Saat keluar dari penjara, massa memeluk
Pendeta Damanik yang kini menjabat sebagai ketua Sinode
Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) periode 2005 -
2008. Pihak Crisis Center Suilawesi Utara diwakili
Penatua Mona Soriongsong, sibuk mengabadikan peristiwa
pembebasan ini.

Pendeta Rinaldy Damanik, 45 tahun, terpidana kasus kerusuhan Poso yang divonis tiga tahun penjara Pengadilan Negeri Palu, pada Juni 2003 lalu, karena terbukti menyimpan senjata api rakitan dan ratusan amunisi. Ia tertangkap tangan saat melakukan evakuasi korban kersusuhan di desa Mayowa, Kabupaten Morowali, Agustus 2001. Ia ditahan aparat keamanan dan di dalam mobilnya ditemukan senjata api rakitan dan sejumlah amunisi.

Tokoh yang paling banyak disebut-sebut pada saat
konflik Poso ini, seharusnya bebas pada Mei 2005 tapi
karena Pendeta Damanik telah menjalani hukuman dua pertiga, sejak ditahan Desember 2002 dan berkelakuan baik, maka dia bebas bersyarat.

"Kami banyak terbantu dengan adanya Pak Damanik di penjara," Kata kepala rutan Maesa Palu, E Rajagukguk. Karena Damanik banyak memberikan bimbingan rohani bagi penghuni rutan yang Kristen.

Damanik dibebaskan setelah diterbitkan surat pembebasan bersyarat oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) No. EA.XXVI 3540 PK.04.05 pada September 2004. Meski begitu dalam surat itu disebutkan Pendeta Damanik tetap diawasi sampai selesai masa tahannya berakhir.

Damanik mengaku amat berkesan semasa di penjara. Saat ditahan di Mabes Polri Jakarta ia sempat berbicara empat mata dengan Ustad Abu Bakar Ba'asyir dan Imam Samudra terpidana teroris bom Bali. "Saya banyak berbicara dari hati ke hati dengan mereka, saya berkesimpulan mereka adalah korban ketidakadilan dan rekayasa seperti yang saya alami," paparnya.

Setelah bebas bersyarat, Damanik hanya mau mengurus sinode GKST di Tentena. Selain itu ia akan menata kembali para korban konflik Poso yang masuk warga GKST. "Pembenahan manajemen dan hubungan kelembagaan gereja dengan pemerintah yang harus ditangani sesegera mungkin,"
katanya.

Darlis - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gugatan Baasyir Terhadap Time Ditolak Hakim
Penembak Misterius Kembali Beraksi di Poso
Polisi Razia Setiap Kendaraan di Poso
Depag: Ponpes Ngruki dan Tenggulun Tak Terkait Jaringan Internasional
Abu Bakar Ba'asyir: Dakwaan JPU Berat Tapi Aneh
Pembela Minta Ustadz Ba'asyir Tahanan Luar
Jaksa Dinilai Memfitnah Ustadz Baasyir
Ustazd Ba'asyir Menangis Saat Bacakan Eksepsi
Pendukung Ba'asyir Datang dengan Dua Bus
Ba'asyir: Kemenangan Bush Bencana Bagi AS
> selengkapnya...


Referensi

Poso, Enam Tahun Dirundung Duka
Perjalanan Ali Gufron
Teror Bom di Indonesia (Beberapa di Luar Negeri) dari Waktu ke Waktu
Empat Tahap Resolusi Konflik
Jejak Hambali
Komisi Kebenaran $ Rekonsiliasi
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2
Hanya Enam Parpol di Malang yang Penuhi Kuota Perempuan
Tiket Kereta Bojonegoro-Jakarta Ludes Terjual
Begini Rasanya Menjadi Pegawai Pertama Google
Pusat Perbelanjaan di Semarang Mulai Ramai

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data