Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Tengah

Morowali Nyaris Rusuh
Minggu, 31 Oktober 2004 | 15:57 WIB

TEMPO Interaktif, Morowali: Kabupaten Morowali, provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu siang kemarin (29/10) nyaris rusuh menyusul aksi demo mempertahankan Kolonoldale sebagai ibukota Kabupaten Morowali yang defenitif. Tak kurang 200 massa yang tergabung dalam Forum Percepatan dan Pemekaran Kabupaten Morowali (FPPKM) yang sejak Sabtu (30/10) pagi sudah mengepung kantor DPRD daerah itu.

Wakil Ketua DPRD Morowali Abdin Halilu mengatakan UU No 51/1999 tidak menyebutkan pemindahan ibu kota Morowali sementara dari Kolonodale ke ibukota defenitif Bungku. Sehingga harus diatur oleh peraturan pemerintah (PP).

Sementara, pihak FPPKM menghendaki pemindahan ibukota sementara ke ibukota dfenitif harus diatur PP karena pelaksanaan UU tersebut banyak yang tidak dipatuhi.

Pernyataan Abidin tersebut membuat anggota FPPKM
melempar sejumlah asbak rokok microfon dan sejumlah
kursi yang sudah siap dilemparkan ke anggota dewan
yang menerimanya. Untungnya 13 anggota DPRD yang
menerima langsung mencari perlindungan dan selanjutnya
keluar dari ruangan dengan pengawalan aparat keamanan
yang ketat.

Massa kemudian mendatangi kediaman upati Morowali
Andi Muhammad AB untuk kemudian mendaulatnya
menyampaikan pernyataan komitmennya untuk tidak
memindahkan ibukota Morowali dari Kolonodale ke
Bungku.

Sepanjang jalan dari kantor DPRD ke rumah
jabatan Bupati Andi Muhammad massa sudah bertindak
sedikit anarkis. Massa lalu membakar ban mobil
dihadapan rumah jabatan Bupati Andi Muhamamd.

Dihadapan ratusan massa, Bupati Andi Muhammad berjanji
akan membagi dua wilayah Morowali. Satu Kabupaten
Morowali sendiri dan satu lagi Kabupaten Labua.

"Pemekaran Kabupaten Morowali satu-satunya solusi dalam
menyelesaikan pertikaian perebutan ibukota di
Morowali," Katanya kepada Tempo via tetepon Minggu
ini.

Koordinator FPPKM menyetujui langkah Bupati Andi
Muhammad. Untuk mencegah Morowali seperti kavbupaten
induknya Poso maka pemekaran kabupaten menjadi pilihan
yang tepat. "Kami setuju Morowali dimekarkan,lagi pula
daerah ini masih sangat luas," tegasnya.


Darlis - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Unjuk Rasa Anti Militerisme di Papua
Pemerintah Akan Tentukan Tapal Batas Baru Kabupaten Mamasa
Polisi Kesulitan Tangkap Pelaku Kerusuhan Mamasa
Gubernur dan Bupati Se-Sulbar Bahas Konflik Mamasa
Kapolri Urung ke Pusat Konflik di Mamasa
Polwil Bogor Upayakan Pertemuan Untuk Selesaikan Masalah TPST Bojong
DPR Setuju RUU Provinsi Aceh Leuser Antara Dibahas
Tokoh Agama Se-KTI Bertemu di Ambon
Tawuran Antar Mahasiswa Kembali Terjadi
Dua Universitas Swasta Tawuran
> selengkapnya...


Referensi

Poso, Enam Tahun Dirundung Duka
Dari Mana Datangnya Rusuh Sampit?
Republik Maluku Selatan dari Masa ke Masa
UU RI No. 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Papua
Inpres RI No.1 Thn.2003 Tentang Percepatan Pelaksanaan UU No.45 Thn.1999 Tentang Pembentukan Propinsi Irian Jaya Tengah, Propinsi Irian Jaya Barat, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak Jaya, Dan Kota Sorong
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
> selengkapnya...

Website

Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data