|
Sulawesi Tengah
Ditemukan 123 Bom di Kuburan di Mengko Lama, Poso
Senin, 25 Oktober 2004 | 14:12 WIB
TEMPO Interaktif, Poso: 123 bom ditemukan di sekitar pekuburan Islam Kelurahan Moengko Lama, Kecamatan Poso Kota, Sulawesi Tengah. Dari ratusan bom itu, 115 bom masih berupa selongsongan kosong dan delapan buah bom aktif dan siap meledak. Semuanya terbungkus di dalam dua buah karung.
Kapolres Poso, Ajun Komisaris Besar Polisi Abdi Dharma
Sitepu membenarkan penemuan bom tersebut, hari ini Senin (25/10). Dia mengatakan, bom tersebut ditemukan warga yang sedang membersihkan kuburan kemarin, Minggu
(24/10).
Ia mengatakan, setelah menerima laporan warga, polisi
langsung menurunkan tim penjinak bahan peledak (Jihandak). Polisi juga langsung menyisir di sekitar lokasi
penemuan, termasuk mencurigai tumpukan tanah baru yang
dibuat menyerupai kubur.
Dari hasil identifikasi sementara, disimpulkan bom tersebut bukan merupakan sisa-sisa kerusuhan 2000 silam, tapi merupakan bom yang baru dibuat. "Terbukti dengan
beberapa potongan pipa yang masih kelihatan baru.
Kalau yang lama, pasti sudah berkarat," terang
Kapolres.
Kapolres Abdi Dharma menduga, bom tersebut
dipersiapkan untuk melancarkan aksi-aksi pengeboman
berikutnya, baik di Poso maupun di Palu. Hanya saja,
Kapolres enggan menyebut siapa pemilik bom tersebut
dan siapa yang akan menjadi sasaran pengeboman itu
nantinya.
Namun yang pasti, saat ini beredar isu di Poso Kota
bahwa akan ada aksi serangan pada malam Idul Fitri dan
Natal nanti oleh kelompok tertentu. Sasaran aksi
serangan itu adalah ke masjid dan gereja di Poso Kota
dan Poso Pesisir.
Kapolres mengingatkan, agar warga Poso tidak
terpancing dengan isu tersebut, sebab tujuannya hanya
menganggu umat Islam yang sedang menjalankan ibadah
puasa.
Kabid Humas Polda Sulteng, Ajun Komisaris Besar Polisi
Rais Adam menduga, bom yang ditemukan di Poso Kota
itu, sangat berkaitan erat dengan sejumlah teror yang
terjadi di Kota Palu beberapa waktu lalu. Ia menduga
bom tersebut untuk mengalihkan perhatian petugas ke
Palu, padahal mereka sedang mempersiapkan bom di Poso.
Moh. Darlis - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|