|
Sulawesi Tenggara
Identitas Pelaku Bom di Kendari Diketahui
Selasa, 12 Oktober 2004 | 15:58 WIB
TEMPO Interaktif, Kendari:Hanya berselang delapan jam, aparat kepolisian di Kendari berhasil mengidentifikasi pelaku peledakan bom di rumah Ketua Majelis Amanat Rakyat (MARA) Sulawesi Tenggara, Hidayatullah, yang dikenal sebagai salah seorang aktivis antikorupsi di daerah itu.
"Dari hasil penyidikan kami, pelakunya berjumlah lebih dari dua orang dan beberapa di antaranya diketahui merupakan anak pejabat di daerah ini," kata Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen T. Ashikin Husein kepada Tempo di Kendari, Selasa (12/10).
Namun, ketika didesak siapa nama pelaku dan pejabat yang dimaksud, Ashikin menolak menyebutnya dengan alasan pihaknya masih melakukan pendalaman penyidikan. Meski demikian, kata dia, dalam waktu dekat orang-orang yang diduga kuat sebagai pelaku peledakan itu akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan. "Paling lambat sore ini beberapa pelaku akan kami panggil," ujarnya.
Menurut Kapolda, terungkapnya identitas para pelaku peledakan bom itu berawal dari keterangan sejumlah saksi yang mengaku melihat satu unit mobil Kijang Grand Extra berplat DT 16 E dan Taft DT 77 diparkir tak jauh dari rumah Hidayatullah.
Selain itu, kecurigaan juga muncul karena sesaat setelah bom meledak sekitar pukul 03.45 dini hari, sejumlah pelaku yang menumpang di mobil Taft itu mendatangi kantor Mapolsek Mandonga. Kepada petugas, para pelaku itu melaporkan bahwa baru saja terjadi ledakan bom di sekitar Jalan Made Sabhara 17 atau tepatnya di rumah Hidayatullah.
"Inilah yang membuat kami curiga. Jadi kesannya kayak maling teriak maling," kata Kapolda.
Kapolda mengatakan, dari hasil penyidikan awal pihaknya menyimpulkan bom yang diledakkan di rumah Hidayatullah itu masuk kategori low explosive. Dari penyidikan di lapangan, polisi menemukan sejumlah petunjuk di antaranya sisa-sisa obat nyamuk bakar yang diduga digunakan sebagai pengatur waktu sekaligus penyulut sumbu bom.
Dedy Kurniawan - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|