Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Selatan

KPUD Makassar Diancam Bom
Selasa, 14 September 2004 | 14:47 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar: Bersamaan hari pertama kampanye pemilihan presiden putaran kedua, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar mendapat ancaman bom, Selasa (14/9). Ancaman dilotarkan melalui telepon oleh seseorang tidak dikenal.

Penelepon yang bersuara lelaki memberitahukan sebuah bom yang diletakkan di kantor KPU Makassar akan meledak sejam kemudian. Telepon tersebut diterima seorang pegawai KPU Makassar, Hamsuriadi, sekitar pukul 09.45 Wita. "Dia (penelepon) hanya memberitahukan bahwa ada bom yang meledak satu jam lagi," kata Hamsuriadi.

Ancaman tersebut membuat para pegawai KPU Makassar cukup was-was. Aparat kepolisian yang dihubungi tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 wita. Aparat merupakan gabungan dari Kepolisian Resort Kota Makassar Timur, Kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes) Makassar, tim penjinak bahan peledak (jihandak) Brimob Polda Sulsel.

Aparat itu kemudian melakukan penyisiran di kantor KPU Makassar, sekitar selama 30 menit. Tapi, bom tidak ditemukan. "Tidak ditemukan benda yang mencurigakan," kata Kepala Bagian Operasi Polresta Makassar Timur, Ajun Komisaris Polisi Deny Darmawansa.

Selain di KPU Makassar, Tim Jihandak Brimob Polda Sulsel juga melanjutkan penyisiran di KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani. Penyisiran itu dilakukan sebagai langkah antisipasi. Sejauh ini, pihak KPU Sulsel sendiri tidak menerima ancaman bom.

Di pintu masuk KPU Sulsel, tampak aparat Brimob Polda Sulsel berjaga-jaga. Mereka melarang pengunjung yang datang untuk masuk saat penyisiran dilakukan. Polisi juga tidak menemukan adanya benda mencurigakan di KPU Sulsel.

Irmawati - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Buku Biografi Imam Samudra Laku Keras
3800 Personil Polda Sulawesi Utara Disiagakan
Bandara dan Pelabuhan di NTB Dijaga Ketat
Polisi Belum Berhasil Mengidentifikasi Pelaku Bom Kuningan
Ribuan Marhaenis Jateng Dukung SBY
Koalisi Rakyat Indonesia Harapkan Pilpres Tanpa Kecurangan
PKS Kota Bogor Tegaskan Dukung SBY-JK
Istri Azhari Tidak Pernah Percaya Suaminya Teroris
Polisi Akan Cocokkan DNA Tersangka
Hasyim Muzadi: Intelijen Indonesia Jangan Begini Terus
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Ledakan di Jakarta 2003
Paketan Bom di Indonesia
Tim Relawan: Korban Biasanya Orang Kecil
Jejak Langkah Azahari
Profil Megawati Soekarnoputri
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
Megawati-Hasyim Muzadi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data